• Maston

BAGANSIAPIAPI -- Makna Hari Kesaktian Pancasila menurut politisi partai PDI Perjuangan kabupaten Rokan Hilir, Maston menilai Pancasila sebagai dasar negara mengandung makna yang amat penting bagi sejarah, karenanya pancasila dijadikan sebagai dasar negara.


Segala perilaku manusia haruslah berdasar pada nilai dan semangat pancasila. Apakah itu nilai-nilai dan semangat pancasila sebagai seorang politisi, birokrat, guru,mahasiswa, aktiivis, dan lain sebagainya.

Maston mengatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa pluralistik, dengan keberagaman jati diri menjadi bhinneka tunggal ika, akan tetapi pada saat ketika dimulai pesta politik jelang pilkada di tanah bertuah,Kabupaten Rokan Hilir, keberagaman itu "terkoyak-koyak" karena kepentingan politik sesaat yang hadir saat ini.

“Perlu digaris bawahi, keberadaan baik dari segi suku, agama, warna kulit bukanlah untuk di ekspolitasi (dipolitisi) untuk kepentingan sesaat , apalagi sifatnya individu, akan tetapi hendaknya dijadikan sebagai potensi untuk memperkaya khasanah demokrasi,” ujar Maston, 6 Oktober 2015.

Lanjutnya, bagaimana eksistensi budaya lokal  yag bertumpu pada nilai-nilai budaya yang masih hidup ditengah-tengah masyarakat bisa dikembangkan secara praktis di kehidupan masyarakat itu sendiri. “Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam pendirian partai, jika dipahamkan makna dan nilai-nilai kesaktian pancasila, maka tidak perlu ada perdebatan dengan adanya gotong royong,” ungkap politisi PDI Perjuangan.

Peringatan hari kesaktian pancasila harus dijadikan sebagai kesempatan untuk memaknai nilai-nilai pancasila itu sendiri, khususnya bagi generasi muda. “Harus dimaknai karena generasi baru tidak akan memiliki rasa percaya diri dan kebagangggaan tanpa mengenali sesungguhnya sejarah kehidupannya,” sebut Maston.**(Adv/Us)