• H Firdaus ST MT

PEKANBARU -- Pemerintah Kota Pekanbaru, akan menyulap kawasan kumuh Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, atau tepatnya seputaran dibawah jembatan sungai Siak menjadi kampung wisata.

WaliKota Pekanbaru, Firdaus MT  mengatakan,  bahwa bantuan pemerintah pusat bagi perbaikan kawasan kumuh di sepanjang kawasan jembatan sungai Siak sangat berharga. Karena bisa membantu meringankan beban Pemerintah Kota (Pemko) dalam menuntaskan kemiskinan. 

Bahkan dirinya berjanji, jika memang kawasan kumuh ini nantinya belum seluruhnya terbangun, maka diupayakan bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pekanbaru tahun 2016 diusulkan.

"Saya minta camat untuk memasukkan anggaran perbaikan bagi kawasan yang belum terkena bantuan," ujar Firdaus, usai lounching lanjutan kegiatan P2KP.

Firdaus juga menambahkan, kawasan Mesjid Raya hingga kebawah jembatan sungai Siak, dan seputaran pasar bawah terus ke Pelabuhan bekas Pelindo, memiliki nilai religius dan budaya.
 
"Disini banyak terdapat peninggalan sejarah, selain ini menjadi lokasi awal pendirian kota Pekanbaru, juga layak dijual jadi ikon wisata budaya Melayu," terangnya. 

Firdaus menambahkan Senapelan, merupakan roh awal berdirinya Pekanbaru, yakni pelabuhan Kampung Bandar.

"Lokasi ini akan ditata dengan sedemikian rupa dengan representatifnya Mesjid Raya, dan pelabuhan Pelindo, akan jadi daya tarik bagi para pendatang," tutupnya.

"Untuk membukat kawasan ini menjadi kampung wisata. Pemko mendapatkan bantuan Rp1 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2015," ungkap Camat Senapelan, Lili Suryani.

Lili menyebutkan, bantuan revitaslisasi kawasan kumuh di Kecamatan Senapelan ini sudah dimulai tahun 2014 lalu lewat PNMP Mandiri atau saat ini diganti namanya menjadi Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP).

"Untuk tahun ini, kawasan kumuh yang mendapat pembenahan ada dua RW di Kelurahan Kampung Bandar mulai dari Jalan Kota Baru hingga Perdagangan," sebut Lili.

Lebih lanjut Lili menerangkan dana yang diperoleh ini akan digunakan untuk menggesa  pembangunan beberapa fasilitas yang penunjang. Dimana sebelumnya kawasan kumuh maka akan berubah menjadi layak huni dan bersih.

"Rencananya sebelah kanan jembatan Siak akan dibangun kounter makanan khas melayu.  Sebelah kiri yang kini ada penjual barang bekas akan ditata bangunannya. Lalu di tengah akan dibangun fasilitas toilet, tempat singgah, dan taman," bebernya.**(saf)