PEKANBARU - Bertempat di Hotel Zaira Pekanbaru, Selasa 22 Desember 2015, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau bekerjasama dengan PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI), gelar Diskusi Ketahanan Energi Nasional.

Sainur Arif dari PT CPI mengemukakan, diskusi ini merupakan bagian dari upaya bagi Riau untuk bisa melihat kedepan bagaimana agar tidak hanya bergantung pada hasil Sumber Daya Alam yakni minyak, karena dari tahun ke tahun produksi minyak Riau terus berkurang.

"Kita menyambut baik kegiatan ini, karena kita akan bisa secara bersama-sama melihat kondisi perminyakan di Riau, sehingga bisa kita diskusikan bagaimana langkah-kedepan untuk mengantisipasinya," kata Sainur.

Sementara Satria Utama Batu Bara mewakili Ketua PWI Riau menyebut 
diskusi ini dilatar belakangi oleh kondisi Riau yang kaya akan sumber daya alam, namun selalu saja mempunyai berbagai persoalan dalam energi ini, khususnya masalah kelistrikan.

"Banyak keluhan yang disampaikan masyarakat Riau, khususnya masalah listrik yang sering mati, padahal kita kaya akan sumber energi," katanya.

Satria berharap dalam kegiatan yang diikuti oleh para Jurnalis, Mahasiswa, pegawai dari intansi terkait dan lainnya tersebut, akan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kebaikan energi di Provinsi Riau.

Diskusi ini menampilkan Tiga orang Narasumber yakni Manager Operasional dan Maintainance PT CPI Sukamto, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Al Azhar dan pemerhati energi Riau yang juga merupakan Dosen Fakuktas Sains dan Teknologu Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau, Kunaifi.**(mad)