• ilustrasi

SIAKKECIL -- Warga Kecamatan Siak Kecil, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk melalukan fogging (pengasapan) secara rutin guna mengantisipasi serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diakibatkan gigitan nyamuk aides aegypti itu.

"Dalam beberapa bulan ini, banyak warga yang umumnya anak-anak terserang DBD," kata Darmayanto warga Desa Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil, Rabu 27 Janauri 2016.

Ia mengatakan, di wilayah tersebut ada selalu didapatkan warga yang terserang DBD dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan.

"Dan rata-rata yang diserang adalah anak-anak sehingga perlu mendapat perhatian Pemkab Bengkalis melalui UPTD Kesehatan setempat," katanya.

Dia juga meminta instansi berwenang untuk secepatnya mengambil langkah-langkah proaktif terhadap kasus DBD yang banyak menyerang warga.

Selama ini ada beberapa kasus terjadi, meski warga telah melaporkan dan meminta dilakukan pengasapan hingga kini belum juga ada tanggapan dari Dinkes.

Hal senada juga disampaikan Abdul Gahafar warga desa sepotong bahwa wilayahnya dalam dua bulan ini tercatat ada beberapa warga yang terserang DPD, semuanya anak-anak.

Hingga saat ini, katanya, belum mendapat perhatian Dinkes Palu untuk melakukan program pencegahan.

"Sampai sekarang ini belum juga mendapat tanggapan dari Dinkes untuk segera melaksanakan fogging di sekitar titik-titik terjadinya kasus DBD.**(put)‎