BAGANSIAPIAPI -- Harga sembako di Kota Bagansiapiapi sejak sebulan belakangan ini, selalu mengalami kenaikan yang signifikan. Hanya saja, kenaikan harga tersebut tidak mempengaruhi minat beli masyarakat.

Demikian kata Kadis Disperindag Rohil Syafrudin melalui Kabid Perdagangan Disperindag Rokan Hilir, Rafizal,menurutnya harga sembako sejak sebulan belakangan, mengalami kenaikan yang signifikan,"katanya, Senin 1 Februari 2016.

Kenaikan harga tersebut, terjadi pada sejumlah komoditas terutama pada harga daging, ayam potong, cabe dan harga telur ayam. Kenaikan harga, berkisar antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per Kg.

“Hal ini disebabkan, karena keterlambatan pemasokan serta biaya transportasi yang besar. Hanya saja, kenaikan harga barang tersebut tidak mempengaruhi minat beli masyarakat,” ujar Rafizal.

Rafizal juga menjelaskan, "untuk pemantau harga barang di pasaran pihaknya mengalami perubahan jadwal, biasanya pemantau dilakukan pada hari Sabtu namun saat ini pemantau dilakukan pada hari Rabu,"terangnya.

Selain itu, "pihak kami akan menugaskan personil  dari pihak kecamatan di seluruh Rokan Hilir, untuk memantau serta memberikan informasi terhadap naik turunnya harga barang,"katanya.**(Us)