PELALAWAN -- Menghadapi Ujian Nasional (UN) pada bulan April tahun 2016 mendatang,berbagai persiapan mulai dipersiapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan.Diantaranya melakukan sejumlah try out berkoordinasi dengan pihak sekolah seperti MGMP,K3S dan pihak ketiga seperti swasta.

"Ya untuk persiapan UN SMA sederajat yang akan digelar pada 4 hingga 6 April mendatang, Disdik Pelalawan mempersiapkan siswa dengan melaksanakan latihan dan try out. Jadi Nanti try out dilaksanakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP),Kelompok Kepala Sekolah (K3S) dan dari Disdik Pelalawan sekali try out melalui anggran APBD.Begitu juga tidak menutup kemungkinan pihak ketiga yang bekerjasama dengan Disdik," ujar Kadisdik Pelalawan H.Syafruddin,MM melalui Kabid Kurikulum Salbiah SPd kepada media ini, Senin 8 Februari 2016.

Menurutnya, seperti tahun 2015 lalu, target kelulusan 100 persen harus tercapai. Selanjutnya juga dapat menggenjot nilai rata - rata kelulusan siswa. " Kita berharap nilai rata - rata kelulusan masuk 5 Besar se - Propinsi Riau. Kalau tahun lalu SMA peringkat 10 dan SMK peringkat 8,Kita berharap Ditahun ini akan lebih baik lagi peringkatnya," papar Salbiah.

Ditambakan Salbiah, peserta UN SMA sederajat di Pelalawan akan diikuti Sebanyak 3000 Lebih siswa. "Jumlah  siswa yang akan mengikuti UN SMA belum ada kepastian,namun diperkirakan bejumlah 3000 Lebih siswa.Kita berharap Seluruh sekolah benar - benar mempersiapkan siswanya. Peran Orang tua juga sangat dibutuhkan dlam mengawasi siswa untuk mempersiapkan siswa menghadapi UN yang didepan mata. Disdik Pelalawan akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada Seluruh sekolah guna mempersiapkan siswanya," tukas Salbiah.

Untuk UN SMA sederajat yang digelar pada 4 hingga 6 April 2016 mendatang, Kabupaten Pelalawan masih menggunakan kertas atau  Paper Based Test (PBT). Keterbatasan alat komputer dan banyaknya siswa menjadi kendala untuk dilaksanakannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT).

Menurutnya, pihak Pusat dan Propinsi sudah melakukan verivikasi untuk Kabupaten Pelalawan dan diputuskan pelaksanaan UN masih menggunakan kertas atau Paper Based Test (PBT).

"Perlengkapan alat seperti komputer dan sarana prasrana penunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) masih terbatas dan dinilai belum memadai.Sehingga UJian Nasional UN SMA sederajat di Kabupaten Pelalawan masih menggunakan kertas," ucapnya.

Dikatakan Salbiah, meskipun pelaksanaan UN SMA sederajat dilaksanakan dengan sistem komputer,akan ada 3 sekolah yang dipersiapkan untuk melaksanakannya yakni SMA 1 Pangkalan Kerinci,SMK 1 Pangkalan Kerinci dan SMA 1 Pangkalan Kuras. 

"Namun kenyataannya tahun ini juga belum bisa dilaksanakan ujian menggunakan komputer karena keterbatasan alat,sementara jumlah siswa membludak," papar Salbiah.

Salbiah mengakui,bahwa pelaksanaan UN melaui sistem komputer tentunya akan meningkatkan literasi siswa terhadap Tekhnologi Informaasi dan Komunikasi (TIK),hanya saja karena keterbatasan alat menyebabkan ujian masih menggunakan kertas. 

"Kita terus menganggarkan ketersediaan sarana dan prasarana alat-alat sekolah melalui APBD.Kita berharap pelaksanaan UN tahun 2017,Kabupaten Pelaoawan betul - betul siap dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT)," tukasnya.**(ham)