SIAK -- Sebagai bentuk tanggungjawab sebagai Kepala Daerah, Bupati siak Drs H Syamsuar MSi langsung turun kelapangan untuk memadamkan api bersama tim dilapangan. Meski berdasarkan pantauan satelit terdapat 14 titip panas (Hot spot), tapi kenyataan dilapangan hanya dijumpai 5 titik api.
"Ini bagian dari rasa tanggung jawab saya sebagai kepala Daerah, bagiamana kebakaran yang terjadi dilapangan supaya secepatnya dipadamkan sebelum merebak kelahan yang lain," kata Syamsuar, ketika ikut membaur memadamkan api di lahan Tambah Rejo dusun dua kecamatan Mempura, Jumat 5 Maret 2016.
Bupati Syamsuar menegaskan kalau pemerintah Daerah sangat komit dalam hal mengatasi kebakaran lahan ini, maka dari itu Dia meminta kepada seluruh camat supaya rutin memantau dilapangan terhadap wilayah nya masing-masing, dan agar dapat melaporkan setiap perkembangannya.
Syamsuar juga menegaskan kalau dari informasi yang berhasil dirangkum lapangan sudah ada 7 orang pelaku pembakaran hutan ditangkap polisi, 1 di kecamatan Sungai Mandau, 5 di kecamatan Sungai Apit dan 1 di Kecamatan Dayun.
Dalam kesempatan itu Syamsuar juga mengatakan kalau untuk jumlah titik api ini terjadi perbedaan yang cukup mendasar dari apa yang terpantau oleh satelit, dengan kenataan dilapangan.
"Titik api yang terpantau oleh satelit tidak bisa kita jadikan sebagai acuan banyaknya jumlah kebakaran, pasalnya menurut satelit ada 14 titik api di Siak hari ini, tapi ternyatanya yang ditemukan dilapangan hanya ada 5 titik api, diantara nya di kecamatan sungai mandau ,mempura didayun dan kecamatan Sungai Apit saat ini masih bisa kita atasi," tegasnya lagi.
Sementara, Kapolsek Siak Kompol A Rizali membenarkan bahwa wilayah hukumnya ada 1 orang pelaku pembakar lahan yang telah ditngkap," dan saat ini sedang diproses," sebutnya.
Untuk memastikan pelaku penjabaran lahan yang lainnnya Kapolsek Sungai Mandau ,dan kapolsek Sungai Apit belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi.**(jas)
"Ini bagian dari rasa tanggung jawab saya sebagai kepala Daerah, bagiamana kebakaran yang terjadi dilapangan supaya secepatnya dipadamkan sebelum merebak kelahan yang lain," kata Syamsuar, ketika ikut membaur memadamkan api di lahan Tambah Rejo dusun dua kecamatan Mempura, Jumat 5 Maret 2016.
Bupati Syamsuar menegaskan kalau pemerintah Daerah sangat komit dalam hal mengatasi kebakaran lahan ini, maka dari itu Dia meminta kepada seluruh camat supaya rutin memantau dilapangan terhadap wilayah nya masing-masing, dan agar dapat melaporkan setiap perkembangannya.
Syamsuar juga menegaskan kalau dari informasi yang berhasil dirangkum lapangan sudah ada 7 orang pelaku pembakaran hutan ditangkap polisi, 1 di kecamatan Sungai Mandau, 5 di kecamatan Sungai Apit dan 1 di Kecamatan Dayun.
Dalam kesempatan itu Syamsuar juga mengatakan kalau untuk jumlah titik api ini terjadi perbedaan yang cukup mendasar dari apa yang terpantau oleh satelit, dengan kenataan dilapangan.
"Titik api yang terpantau oleh satelit tidak bisa kita jadikan sebagai acuan banyaknya jumlah kebakaran, pasalnya menurut satelit ada 14 titik api di Siak hari ini, tapi ternyatanya yang ditemukan dilapangan hanya ada 5 titik api, diantara nya di kecamatan sungai mandau ,mempura didayun dan kecamatan Sungai Apit saat ini masih bisa kita atasi," tegasnya lagi.
Sementara, Kapolsek Siak Kompol A Rizali membenarkan bahwa wilayah hukumnya ada 1 orang pelaku pembakar lahan yang telah ditngkap," dan saat ini sedang diproses," sebutnya.
Untuk memastikan pelaku penjabaran lahan yang lainnnya Kapolsek Sungai Mandau ,dan kapolsek Sungai Apit belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi.**(jas)






