• Bupati Amril Mukminin ketika berbincang dengan Wabup Muhammad pada Buka Bersama di Kediaman Dinas Bupati.

BENGKALIS -- Memasuki Juli 2016, penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2016 masih dirata rata 20 persen keatas. Hal ini dikarenakan proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis dinilai lamban.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin ketika dipertanyakan perihal itu menyebutkan bahwa penyerapan APBD Bengkalis tahun 2016 ini masih rendah. "Juni ini, penyerapan APBD 2016 sekitar 20 persen lebih banyak untuk non fisik,"kata Bupati usai melaksanakan buka bersama di Wisma Daerah, Kamis 30 Juni 2016 malam.

Minim penyerapan APBD Bengkalis tahun ini. Dijelaskan Bupati, dikarenakan ULP Bengkalis bekerja belum maksimal dalam melaksanakan proses lelang sementara banyak yang pekerjaan berskala prioritas.

"Kita sudah intruksikan ULP Bengkalis segera mungkin Juni ini tuntaskan pelaksanaan proses lelang, jika dokumen dari Satuan kerja (Satker) sudah diserahkan ke ULP Bengkalis,jangan untuk menunda tunda,"tegas Politikus Golkar ini.

Selain belum maksimal kenerja ULP Bengkalis. Dikatakanya bupati bahwa sebagian satuan kerja (Satker) masih banyak belum menyerahkan dokumen lelang seperti dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis. Dan beberapa satuan kerja lainnya belum menyerahkan dokumen pekerjaan untuk segera dilelang ke ULP Bengkalis.

"kalau dikarenakan intervensi tim sukses (timses). Tidak ada lagi timses, timses itu dulu sewaktu Pilkada sekarang tidak ada lagi timses,"kata Bupati.**(put)