PEKANBARU -- Pembangunan jaringan listrik di Tenayan Raya tidak kunjung selesai. Rabu 3 Agustus 2016, sekitar puluhan pendemo yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Listrik (MPL) mendatangi kantor Walikota Pekanbaru  untuk meminta agar Pemerintah Kota Pekanbaru segera menyelesaikan persoalan pembangunannya. 

Koordinator Lapangan (Korlap), Supendy meminta kepada Walikota Pekanbaru, Firdaus segera untuk menyelesaikan pembangunan jaringan listrik di Tenayan Raya hingga tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir secara rutin.

"Bagaimana bisa Kota Pekanbaru yang besar ini masih sering mati lampu. Selain itu masih banyak juga ditemukan pembangkit energi listrik (genset) di rumah-rumah penduduk. Sebab genset yang menggunakan bahan bakan minyak ini hanya layak dipakai pada wilayah tanpa sambungan distribusi energi listrik," ujarnya.

Menurut Supendy, pembangunan jaringan listrik di Tenayan Raya sudah lama diizinkan membangun oleh Pemerintah Kota Pekanbaru yakni sejak sekitar tahun 2009. Namun hingga kini tidak kunjung selesai.

"Bahkan, dalam dua bulan terakhir ini beredar surat ada penolakan pembangunan tower PLN dari penduduk perumahan Tunggal Perkasa Permai. Padahal kan sudah ada izin dari Pemko," jelasnya.

Lebih lanjut Efendy mengatakan kedatangan mereka ke kantor Walikota ini untuk menegaskan dukungan mereka atas pembanguan tower listrik di Tenayan Raya.

"Kami udah gak mau gelap-gelapan lagi. Makanya kami bersama-sama datang ke Walikota menunjukkan dukungan kami," tegasnya.

Supendy berharap agar Walikota segera menyelesaikan segala permasalahan tersebut dengan baik. Sehingga Pekanbaru bebas dari gelap gulita

"Kami udah capek pak gelap-gelapan. Bagaimana anak kami belajar kalau mati lampu terus. Bahkan sampai tadi malam juha kami masih merasakan pemadaman. Oleh sebab itu, kami desak Walikota untuk segera menyelesaikannya. Kalau Wako tak bisa menyelesaikan permasalahan ini, maka kami tidak akan mau pilih Walikota Firdaus kembali untuk pimpin Pekanbaru periode kedua ini," ancamnya.**(saf)