SIAK -- Kebersihan kota Siak sungguh luar biasa. Ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah mempunyai komitmen yang tinggi dalam memacu sektor wisata bagi Daerah ini.

"Apa yang saya sampaikan ini bukanlah merupakan kalimat untuk mencari sensasi, tapi ini fakta yang sebenarnya yang dilihat di lapangan selama  saya berada di siak dan melihat objek wisata yang ada," kata salah seorang peserta Porseni PGRI yang merupakan guru SMP Tanjung Pinang,  Nurmah kepada media ini, Selasa 23 Agustus 2016.

Nurmah memgatakan, pada awalnya sebelum sampai ke negeri bekas kerajaan ini hatinya sempat bertanya-tanya, kenapa kegiatan Porseni PGRI ini dilaksanakan di Kabupaten Siak, bukan di Ibukotakota Provinsi Riau, Pekanbaru. 

"Padahal kegiatan ini menjadi tugasnya Provinsi, karena ajang Porseni merupakan tingkat Nasional se-Indonesia," ujarnya.

"Singkat cerita, setelah saya bersama rombongan peserta Porseni PGRI sampai di jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, baru lah kami mulai sedikit tau, rupanya ini alasannya kenapa Kabupaten Siak dipercaya menjadi tuan rumah," katanya sambil tertawa.

Dia juga menyebutkan, Kabupaten Siak kalau menurut informasi yang ada merupakan salah satu daerah andalan wisatanya Provinsi Riau Yang mana selain didukung dengan berbagai wisata sejarah yang merupakan peninggalan kerajaan yang punya nilai jual tinggi, ditambah kepiawaian pemerintah daerah dalam memunculkan objek-objek wisata baru.

"Kabupaten Siak walaupun kotanya kecil, akan tetapi untuk tingkat kebersihannya sungguh luar biasa. Hal ini lah yang cukup membuat saya bersama teman-teman betah disini," imbuh Nurmah.

Pun begitu, Nurmah juga mengkritisi beberapa hal. Walaupun cukup banyak terdapat kelebihan yang dimiliki Kabupaten Siak, sisi kekurangannya yang harus disediakan oleh Pemerintah Daerah adalah sarana transportasi.

"Sebab dengan adanya sarana transportasi dalam kota, jika ada kegiatan besar seperti ini, tentunya cukup memudahkan peserta sambil menikmati wisata yang dimiliki Siak," pungkasnya.**(jas)