• Petugas dinas kebersihan pasar tengah berupaya membersihkan sungai gemuruh

TELUK KUANTAN -- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bertekad dan optimis agar kota Kabupaten Kuansing kembali meraih sertifikat piala adipura sebagai kota kategori kota kecil terbersih dari kementerian Lingkungan Hidup.

Sebagai langkah upaya tersebut, Pemkab kuansing telah melakukan berbagai trobosan yang dapat menunjang peningkatan kebersihan di Kota Teluk Kuantan

Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan PKP Kuansing Drs. Azhar saat dihubungi wartawan Selasa 1 Nopember 2016 di Teluk Kuanatan mengatakan, kegiatan kebersihan yang dilakukan dinas pasar beberapa hari ini bukan hanya untuk mengejar predikat kebersihan saja, akan tetapi merupakan kegiatan rutinitas tugas agar kota kabupaten kuantan singingi lebih nyamana dan menyenangkan karena kebersihannya.

"Namun demikian karena tahun ini ada penilaian piala Adipura katagori kota kecil terbersih, maka perlu dilakukan peningkataan usaha kebersihan lebih maksimal lagi,"Ujarnya.

Menurutnya, hari Selasa petugas dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (PKP) Kuansing mulai melakukan gotong royong pembersihan sungai Gemuruh dari sampah dan tanah, selain untuk kebersihan juga untuk memperlancar air. 54 orang petugas kebersihan langsung diturun ke sungai Gemuruh yang membelah Kota Teluk Kuantan dan salah satu anak sungai terbesar di ibukota Kuansing ini. Mereka turun ke dalam sungai dengan berbagai peralatan untuk membersihkan sampah, rumput dan tanah, kemudian dibuang sebagian menggunakan truk.Jelasnya

"Kita targetkan dua hari selesai pembersihan sungai Gemuruh, kalau tidak diperpanjang,"ujarnya.

"Panjang sungai Gemuruh sungai Gemuruh yang akan dibersihkan satu kilometer,"ujar Azhar menambahkan.

Selain sungai Gemuruh kata Azhar, mereka juga juga akan membersihkan kayu-kayu bekas tribun penonton pacu jalur di arena tepian Narosa Teluk Kuantan. " Bekas-bekas kayu dan sampah akan Kita bersihkan, memang perlu kerja keras,"sambungya.

Karena itu lanjut Azhar mereka akan berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup, Camat Kuantan Tengah, Kelurahan dan Desa yang menjadi sasaran lokasi Goro untuk melibatkan masyarakat. " Ini kerja besar perlu partisipasi masyarakat,"tandasnya.**(am)