DUMAI -- Miskipun sudah sekian kali Kota Dumai gagal meraih penghargaan Adipura, artinya dari tahun 2013 hingga 2015 upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Dumai untuk mendapatkan Adipura tidak membuahkan hasil. Gagalnya Kota Dumai meraih Adipura, disebabkan Kota Dumai belum tertata dengan baik dan kurangnya kebersihan lingkungan yang menjadi pusat penilaian.

Namun demikian, Pemerintah Kota Dumai terus melakukan berbagai upaya guna mewujudkan Dumai bersih dan indah. Berkaitan dengan penilaian Adipura 2016, Kota Dumai sedang mempersiapkan diri dengan melakukan upaya-upaya untuk meraihnya. Target untuk meraih Adipura 2016, persiapannya sudah dibahas dan disosialisasikan oleh Walikota Dumai H. Zulkifli As bersama instansi terkait seperti Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai, Dinas PU, Kantor Pasar termasuk DTKKP Kota Dumai di Hotel Comfort Dumai, Kamis 22 September 2016.

"Direncanakan akhir Septemeber 2016 mendatang tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) dan tim dari Provinsi akan turun ke lapangan untuk melakukan penilaian tahap pertama,"kata Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai Bambang Surianto, kepada wartawan usai membahas persiapan Adipura 2016 tersebut.

Bambang mengatakan, penilaian Adipura untuk standar kota besar ada tiga parameter penilaian. Antaranya meliputi, pengelolaan sampah, ketersediaan ruang terbuka hijau, dan kebersihan. "Untuk itu, kami menghimbau kepada semua pihak untuk senantiasa menjaga kebersihan seperti di pusat perkantoran, jalan-jalan protokol, Pasar, TPA, RSUD, Puskesmas dan tempat lainnya yang menjadi pusat penilaian Adipura,"sebutnya.

Sementara, Wali Kota Dumai H. Zulkifli As mengajak seluruh komponen masyarakat Dumai untuk bersama-sama mewujudkan Dumai menjadi kota yang bersih dan sehat. "Kalau seluruh komponen mendukung, besar harapan Adipura tahun 2016 bisa kita raih,"sebutnya.**(yus)