• Jasad Nenek Jawair Dilakukan Autopsi

RENGAT -- Makam Nenek Jawair (78) warga Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu terpaksa dibongkar kembali guna untuk dilakukan ekshumasi (Otopsi) pihak kepolisian.

Nenek Jawair dimakamkan pada Kamis 12 Januari 2016 dan digali lagi pada Jumat 13 Januari 2017 sekitar pukul 14.00 Wib di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pauh Rapat.

Kegiatan ini disaksikan oleh Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan SH SIk, Sekdes Pauh Ranap Abdullah, Ketua BPD Amri, Firdaus anak korban dan Masyarakat Desa Pauh Ranap, dijaga 20 Personil Satreskrim Polres Inhu dan Polsek Peranap 20 Orang.

"Hasil Otopsi dari Biddokes Polda Riau akan bisa diketahui setelah dua hari," ungkap Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Kapolsek Peranap AKP Anisman, Jumat 13 Januarui 2017 kemarin.

Dijelaskan AKP Anisman, kematian nenek berumur 78 tahun tersebut dianggap tak wajar, karena terdapat beberapa lebam di tubuhnya, antara lain mata, dada dan tangan, serta ada bekas cekikan di leher.

"Hal ini diketahui oleh pihak keluarga setelah warga yang kebetulan memandikan jasad korban melihat langsung kondisi fisiknya," terangnya.

Tidak cuma itu saja, sang cucu yang pertama kali menemukan neneknya ketika itu juga sempat melihat ada sesosok orang berpakaian hitam loncat dari jendela rumah.