• Walikota Dumai H. Zulkifli As menyampaikan pengarahan dalam kegiatan ramah tamah bersama seluruh guru se Kota Dumai. (Yusrel)

DUMAI -- Walikota Dumai H. Zulkifli As mengelar ramah tamah dengan para guru dan kepala sekolah se Kota Dumai, dilaksanakan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh Dumai Timur, Rabu 18 Januari 2017.

Kegiatan ramah tamah itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai H. Syaari dan Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai H. Darawi, MA. 

Walikota Dumai Zul As dalam sambutan mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan khususnya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, pemerintah telah menetapkan visi, yang kemudian diterjemahkan dalam misi di bidang pendidikan dan kebudayaan adalah "Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM yang berdaya saing", dan "Mewujudkan pembangunan masyarakat yang seimbang secara lahir bathin dan agamis serta berbasis budaya melayu".

Dalam mewujudkan misi tersebut, lanjut Zul As, sangat dipengaruhi oleh ketersedian dan pemanfaatan sarana dan prasarana sebagai faktor material, namun dibalik itu semua, ada faktor-faktor yang bersifat immateri berperan besar dalam mewujudkannya.

"Disinilah peran kepala sekolah dan Guru serta semua jajarannya di suatu sekolah. Tidak pula kita nafikan peran dan keterlibatan masyarakat pemerhati pendidikan, maupun masyarakat secara umum. Perhatian masyarakat pada saat ini juga sangat besar terhadap pendidikan terutama menyangkut fenomena dunia global saaat ini, dimana akses siswa terhadap internet sudah sampai pada tahap memprihatinkan. Ini ditandai dengan contoh digemarinya game online oleh anak-anak didik kita. Padahal kemajuan teknologi apapun namanya, adalah pisau bermata dua, kita perlu hati-hati memanfaatkannya,"paparnya.

Dalam usaha mendorong pembangunan dan pembaharuan di bidang Pendidikan, Walikota (Wako) Dumai menekankan kepala sekolah sebagai unsur pimpinan sekolah harus mampu memainkan peranannya sebagai inisiator, motivator, dinamisator dan stabilisator dalam seluruh aspek program kegiatan belajar mengajar. 

Selaku inisiator artinya, harus selalu mempunyai prakarsa, patisipatif, inisiatif dalam usaha pembaharuan di bidang pendidikan. Sebagai inivator, harus mampu mendorong dan menggerakkan peran sertanya dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. Dan sebagai dinamisator harus mampu menggerakkan dan mempercepat proses transfer ilmu untuk mengimbangi kemajuan tehnologi yang demikian pesatnya.