• Jembatan Pohon Kelapa di Kantor Bupati Inhu

RENGAT -- Menyikapi kerusakan yang terjadi terhadap drenase dilingkungan kantor Bupati kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Forum Pemantau Pembangunan Riau (FP2R) meminta kepada pihak rekanan untuk bertanggung jawab.

"Kontraktor harus bertanggung jawab dan memperbaiki drenase yang rusak tersebut," ujar Defrianto Tanius pendiri FP2R rabu 22 Februari 2017.

Kerusakan didua titik drenase kantor Bupati Inhu tersebut diduga akibat aktifitas pengerjaan proyek pembangunan gedung kantor Bupati Inhu dalam beberapa tahun terakhir.

"Tentu ini harus diperbaiki, dan jangan main tinggal begitu saja, bagaimanapun mereka yang merusak tentu mereka yang harus memperbaikinya," ujarnya lagi.

Dijelaskannya bahwa, kantor Bupati merupakan pusat pemerintahan, sehingga menjadi cerminan daerah, bahkan bisa dikategorikan sebagai Icon nya daerah, jika kondisi begini apa penilaian orang luar terhadap kabupaten Inhu ini.

"Untuk itu kepada dinas PU selaku leading sektor kita harapkan dapat memanggil kembali pihak kontraktor yang mengerjakan kantor bupati inhu agar memperbaiki drenase tersebut," tutupnya.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya bahwa, ada 2 titik kerusakan yang terjadi terhadap drenase yang ada di lingkungan kantor bupati inhu, satunya berada disamping kanan bagian depan kantor bupati inhu dan satunya lagi berada dibagian kiri belakang.

Kondisi ini selain merusak pemandangan juga membahayakan bagi yang melintas didaerah tersebut.**(man)