MAKASAR -- Dua atlet silat Riau yang berlaga di babak semifinal cabang olahraga silat yang digelar di PKM Universitas Muhammadiyah Makassar, Rabu 18 Oktober 2017 meraih hasil berbeda. Sudi Wiradinata yang berlaga di kelas F putra berhasil meraih kemenangan dan melaju ke final. Sedangkan Deya Nanda Putri yang turun dikelas D putri harus mengakui keunggulan lawan.

Pelatih silat Riau, Ely Susanti mengatakan di laga semifinal kemarin, Sudi berhasil mengalahkan atlet Jawa Barat. Tidak tanggung-tanggung, ia mampu mendominasi sejak awal dan menuntaskannya dengan skor telak 5-0. Kemudian dilaga final yang digelar Kamis 19 Oktober 2017 pagi di PKM Universitas Muhammadiyah Makassar, ia akan ditantang oleh atlet tuan rumah, Sulawesi Selatan.

"Hari ini Sudi tampil dominan dan mampu unggul dengan skor 5-0. Mudah-mudahan nanti dilaga final melawan tuan rumah, ia kembali mampu meraih kemenangan dan mempersembahkan medali emas untuk kontingen Riau," ujar Ely.
Sementara itu Deya Nanda Putri yang turun dikelas D putri, gagal menghadapi atlet Sumatera Utara. Deya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-4. Meskipun gagal melaju ke final, Deya sudah dipastikan mendapatkan medali perunggu.

Deya memang tidak ditargetkan untuk mendapatkan medali emas. Apalagi lawan yang dihadapi sangat berat. Sehingga ia sangat bersyukur Deya meraih medali perunggu meskipun awalnya tidak diunggulkan. "Prestasi Deya sudah sangat bagus karena ini medali pertama dicabang olahraga silat,''ujarnya.**(rls)