• Sekretaris DPD Partai Demokrat Riau Edi Mohd Yatim dan Jajaran Pengurus DPD Partai Demokrat Riau

PEKANBARU-Gaungriau.com- Sebanyak 13 Parpol di Riau mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Riau yang akan ikut Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 pada hari akhir pendaftaran, Selasa 17 Juli 2018 di Kantor KPU Riau Jalan Gajah Mada.Sementara itu, Partai Demokrat Riau mendaftarkan 65 bacaleg mereka untuk ikut bertarung dalam pileg pada April 2019. Partai Berlambang Mercy ini menargetkan 14 kursi DPRD Riau.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Riau Edi Mohd Yatim menjelaskan DPD Partai Demokrat Riau mendaftarkan sebanyak 65 bacaleg DPRD Riau yang akan ikut dalam pileg 2019 mendatang.
"Jadi, hari ini kita mendaftarkan sebanyak 65 bacaleg Partai Demokrat untuk memperebutkan kursi DPRD Riau.Sebanyak 36 persen bacaleg perempuan sudah memenuhi bahkan melebihi keterwakilan perempuan yang ditetapkan aturan yang berlaku," terang Sekretaris DPD Partai Demokrat Riau Edi Mohd Yatim usai pendaftaran ke KPU Riau.

Anggota DPRD Riau ini menjelaskan untuk target perolehan kursi DPRD Riau dari partai Demokrat Riau menargetkan sebanyak 14 kursi dari 9 kursi anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau yang diperoleh pada pileg 2014 lalu.
"Target Kita sebanyak 14 kursi dan kita optimis target itu bisa tercapai. Apalagi,potensi itu sangat besar dari 8 dapil yang ada seperti Pekanbaru itu kita menargetkan 3 kursi DPRD Riau," tegas Edi.

Sementara Ketua KPU Riau Nurhamin menjelaskan masih ada 13 parpol di Riau yang akan mendaftarkan caleg mereka pada hari terakhir pendaftaran terakhir caleg dari parpol Selasa 17 Juli 2018. Dari 16 Parpol di Riau baru 3 parpol yang sudah mendaftar pada hari-hari sebelum akhir pendaftaran.


"Jadi, masih ada 13 parpol lagi yang belum mendaftarkan caleg mereka dan pendaftaran hari terakhir ini dibuka sampai pukul 24.00 wib. Pagi ini sudah mendaftar PKS kemudian PSI dan kemudian DPD Demokrat," terang Nurhamin.

Dijelaskannya, untuk persyaratan yang didaftarkan parpol harus dipenuhi selain itu juga syarat terpenuhinya 30 persen kuota perempuan dan menandatangani pakta integritas tidak mantan pidana korupsi, tidak merupakan mantan bandar narkoba dan juga tidak pernah terlibat kejahatan seksual terhadap anak.

"Itu nanti akan nanti akan kita periksa lagi, nanti kalau ditemukan akan mencoretnya. Bahkan, kita sudah sampaikan jika masih ditemukan setelah DCT (Daftar Caleg Tetap) itu akan kita coret nanti," tegas Nurhamin. (rud)