Gaungriau.com (SIAK) -- Karena sakit hati ,ditegur dengan kalimat kok ganteng kali Penjual peralatan rumah tangga dibacok di simpang bakal kampung pinang sebatang kecamatan Tualang pada 15 Desember 2020 , pelaku nya Kuna Segren alias abai (45) Basal Medan ditangkap di Rohul 19 Januari 2021.

Keterangan terhadap penangkapan pelaku pembacokan ini disampaikan oleh Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardiyanto SIK ,MIK saat Pres Confenrence di kantor Polres Siak Kamis 21 Januari 2021

"Pelaku pembacokan terhadap penjual alat rumah tangga yang korban nya bernama Yanto (43) sudah berhasil tingkap oleh jajaran Polres Siak di Rohul pada 19 Januari 2021.

Disampaikan oleh Kapolres kronologisnya terjadi pada hari Selasa tanggal 15 Desember 2020 sekira pukul 08.30 Wib, pelapor atas nama Sdr. Soni Syahputra hendak berangkat kerja atau berjualan peralatan rumah tangga menuju ke Desa Maredan Kecamatan Tualang Kabupaten Siak bersama dengan Korban yang bernama Sdr Susanto alias Yanto alias.

"Setelah pelapor dan Korban (Yanto) keluar dari penginapan rumah makan sahabat yang terletak di Jalan Lintas Perawang Buton tepatnya di sebelah SPBU Km. 11, pada saat pelapor dan Korban (Yanto) berangkat menuju Desa maredan, pelapor melihat ada seseorang yang mengikuti pelapor dan Korban.

Orang tersebut juga menginap sama dengan tempat penginapan pelapor dan Korban (Yanto). Namun pelapor tidak mengetahui siapa namanya, setelah sampai di simpang bakal Desa Pinang Sebatang tepatnya didepan rumah Sdr. Safri, tiba-tiba orang yang mengendari sepeda motor yang mengikuti pelapor dan Korban tersebut membacok kearah pelapor dan Korban dengan menggunakan parang sebanyak 4 kali .

Yang mana dari 2 kali yang dilakukan oleh pelaku mengenai perut sebelah kanan Korban , sedangkan bacokan ke 3 nya kearah mengenai tangan kanan pelapor kemudian bacokan ke 4 tidak mengenai pelapor, dan kemudian pelapor berhasil lari dari pelaku dan pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor merek supra x 125 warna Biru Putih kearah Pekanbaru, setelah jauh dari TKP pelapor berhenti meminta bantuan dan kemudian ada warga menggunakan mobil L300 membawa pelapor dan Korban Yanto ke puskesmas Koto Gasib,"terang Kapolres,'.**(jas)