Gaungriau.com, Pekanbaru -- Dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr H Saidul Amin MA dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir, Muhammad Dong SP, tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) . Penandatanganan dilakukan di Ruang Rapat Pimpinan, Kampus Umri jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Kamis pagi 13 Maret 2023.

Kerjasama kedua belah pihak difokuskan terutama terkait dengan fungsi dan tugas Bawaslu dalam proses Sosialisasi, Penindakan dan Penanganan Pelanggaran pada Pemilu Tahun 2024

Hadir pada kesempatan itu Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA, Wakil Rektor III Dr Jufrizal Syahri MSi, para Dekan, Direktur, Kepala Lembaga dan Kantor dilingkungan Umri. Dari Bawaslu Indragiri Hilir hadir Ketua Muhammad Dong SP, didampingi Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Andang Yudiantoro SH MH, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Rois Habib SIP dan beberapa Staff.

Dalam pertemuan itu, Ketua Bawaslu Indragiri Hilir Muhammad Dong SP, menyampaikan bahwa di Inhil pelaksanaan Pemilu 2024 dinamakan Pemilu Berkah, sehingga Pemilu ini nantinya dapat berjalan dengan baik serta dapat memperbaiki Pemilu serta diridhai oleh Allah SWT.

"Kami di Inhil sedang menggaungkan pemilu berkah dan saat ini kami menyasar kepada pemilih yang masih muda atau pertama kali memilih, kami menyadari ketika pemilu banyak hal-hal dalam proses yang menghilangkan keberkahan maka akan susah untuk menjadi masyarakat adil dan makmur," sebutanya.

Lebih lanjut ia berharap setelah bersinergi dengan Umri dapat menambah informasi terutama pendidikan politik dan ini merupakan bentuk suport Umri kepada pihaknya untuk melakukan fungsi pemilu berdasarkan undang-undang yang berlaku.

“Tetapi dalam pelaksanaannya kami keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), apa lagi geografis sangat sulit maka sangat dibutuhkan partisipasi masyarakat terutama dari segi pengawasan," ujarnya lagi.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA, mengatakan Umri sangat terbuka dalam melakukan kerja sama ataupun pengabdian ke masyarakat karena hal tersebut tercantum dalam Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

"Dengan adanya kerja sama ini nantinya kami di Umri dapat menerapkan ilmu dan teman-teman praktisi juga mendapatkan informasi, sehingga dengan hal tersebut bertemulah antar langit dan bumi, sehingga terwjud Pemilu Berkah," katanya.

Saidul Amin juga menyebutkan, dalam pemilihan umum tahun 2024 nanti dapat diterapkan kejujuran, serta menonjolkan gagasan sebab tantangan kedepan semakin berat.

"Bukan hanya sekedar janji saja karena yang menjadi ujung dari kepemimpinan adalah rahmatanlilalamin, dan kita harus ikhtiar jika tidak sekarang kapan lagi jika bukan kita siapa lagi dan inilah bentuk kita dalam melakukan jihad untuk membangun bangsa," pungkasnya.

Setelah dilakukannya Penandatanganan MoU antata Rektor Umri dan Ketua Bawaslu Kab. Inhil, dilakukan pula penandatanganan Nota Perjanjian antara Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Dekan Fakultas Ilmu Komputer, dan Dekan Fakultas Hukum dengan Bawaslu Kab. Inhil, serta dilakukan penyerahan cenderamata antar kedua belah pihak.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Jayus SSos MIKom menyambut baik rencana kegiatan itu dan bertekad akan menyukseskan kesepahan itu sesuai dengan bidang ilmu pada Fakultasnya. Ia menyebut akan lebih fokus pada kegiatan sosialisasi pengawasan dan edukasi pencegahan pelanggaran.

"Alhamdulillah MoU dan MoA dengan Bawaslu Inhil telah kita teken. Saya menyambut ini dengan gembira dan siap menyukseskan kesefahaman sesuai dengan bidang kami yaitu Ilmu Komunikasi. Fokus kami yaitu pada kegiatan sosialisasi pengawasan dan edukasi pencegahan pelanggaran" jelas Jayus. (mad)