• Hj Sisilita disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau H Kamsol, menyerahkan piala juara umum kepada Kepala SLB Pembina Pekanbaru yang keluar sebagai juara umum. (MC Disdikbud/Riki)

PEKANBARU -- Kota Pekanbaru tampil sebagai juara umum dalam kegiatan Gebyar dan Lomba Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) 2015. Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 9disdikbud) Riau itu dilaksanakan di Mall Pekanbaru, 22 hingga 26 Oktober 2015.

Dari Enam cabang lomba Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Pekanbaru mampu menjadi yang terbaik pada Lima cang Lomba, yakni kategori Lomba Kepala Sekolah SLB Berprestasi dalam pembinaan keterampilan, yakni Kepala SLB Kasih Ibu. Lomba Keterampilan hantaran, diraih Raus Firda Stevano dari SLB Pendawa Lima Kota Pekanbaru. Lomba Keterampilan tata boga, atasnama Suci Desmawati dari SLB Negeri Pembina Kota Pekanbaru.  

Berikutnya Lomba keterampilan menjahit, atasnama Nuraini dari SLB Pelita Hati Kota Pekanbaru. Dan Lomba Melukis, atasnama Nola Amanah dari SLB Pembina Kota Pekanbaru. Sementara untuk Lomba Penampilan stand, diraih SLB Negeri Dumai, Kota Dumai.
 
Selain menerima sertifikat dan piala, juara untuk masing-masing kategori lomba juga menerima hadiah uang tunai, untuk Juara I sebesar Rp 4.500.000, juara Dua 3.500.00 dan III Rp 2.000.000. Untuk juara pertama masing-masing kategori lomba akan mewakili Riau diajang yang sama ditingkat nasional pada 2 hingga 6 November 2015 mendatang.

Kepala Bidang PK PLK Disdikbud Riau Sri Petri Hariyati menyebut, pelaksanaan gebyar dan Lomba Keterampilan PK LK ini dilaksanakan di Mall Sebagi bagian untuk memperlihatkan kepada masyarakat luas kalau anak-anak berkebutuhan khusus ini juga memiliki kemampuan dan talenta yang sangat membanggakan.

"Jangan lagi ada orang tua yang mengesampingkan anak-anak berkebutuhan khusus ini, dapat sam-sama kita saksikan bagaimana mereka juga memiliki kemampuan dan keterampilan yang patut kita banggakan," kata Petri, saat menutup acara, Minggu 25 Oktober 2015 sore.

Petri berharap kepada seluruh siswa-siswi SLB yang mengikuti kegiatan ini untuk bisa tetap terus mengasah kemampuan diri, dan orang tua agar dapat terus mendukung anak-anak mereka yang berkebutuhan khusus ini.

"Bagi yang belum berhasil meraih juara, agar jangan berkecil ahti, dan yang menjadi juara pertama agar dapat terus meningkatkan kemampuan agar dapat berprestasi ditingkat nasional saat mewakili Riau nantinya," pungkas Petri.**(mad)