BAGANSIAPAPI -- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar Ridho Bagansiapiapi berhasil meraih Juara umum III, dalam ajang Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) ke-V di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil.

Kegiatan itu resmi ditutup Plt Sekdakab Rohil H Surya Arfan, di Taman Budaya, Komplek Perkantoran Batu Enam, Kabupaten Rohil, Kamis 12 Nopember 2015, Malam.

Pada malam puncak penutupan itu Ketua Panitia PIOS ke-V Usman Saufi, membacakan nominasi perolehan nilai bagi pemenang, yakni Juara umum I berhasil diraih STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, kemudian disusul Juara umum II dari STAI Ibnu Sina Batam, Kepulauan Riau.

Sekda dalam sambutanya mengatakan, bahwa kegiatan PIOS yang diikuti peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Agama Islam Riau-Kepri kopertis wilayah XII sudah berjalan aman tertib dan lancar. Pemerintah daerah segenap unsur forkopinda mengucapkan ribuan terima kasih karena acara terselenggara dengan baik.

"Kami menyadari mulai dari penerimaan dan fasilitas pendukung ada yang kurang berkenan, atas nama pemda dan masyarakat, kami nyatakan rasa maaf," kata sekda.

Ia menambahkan, pelaksanaan PIOS, semata-mata bukan hanya untuk mencari juara dan pemenang, melainkan untuk lebih mempererat tali silatirahmi, memupuk hubungan persaudaraan terutama diantara perguruan tinggi dibawah kopertis wilayah XII Riau-Kepri.

Sementara, Wakil Ketua Kopertis Wilayah XII Riau-Kepri Mujahidin, mengatakan kegiatan PIOS sebagai menyatukan 3 perguruan tinggi yang biasanya hanya 1 perguruan tinggi, dan kenyataanya berhasil.

"Kalau ini berhasil kedepan akan jadi model untuk pelaksanaan PIOS di Batam, Propinsi Kepri nantinya. Namun, pada prinsipnya PIOS guna mempererat jalinan tali silaturahmi diantara perguruan tinggi islam wilayah Riau-Kepri," jelasnya.

Sementara salah seorang perwakilan peserta, menyatakan kegiatan PIOS yang dirasakan peserta snagat luar biasa hebat mulai penyambutan, penerimaan serta fasilitas yang diberikan.

"Saya mewakili peserta sangat berterima kasih, apalagi Pemkab sangat mendukung pendidikan di perguruan tinggi islam. Namun, selama 4 hari pelaksanaan sudah tercipta dan terbangun silaturahmi antara mahasiswa, dosen dan pengurus," ujarnya.

Sedangkan kesan yang didapat selama kegiatan, lanjutnya, bahwa Rokan Hilir yang dijuluki Negeri Seribu Kubah menunjukan pemerintah daerah sangat optimis dalam peningkatan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang keagamaan. "Kami berharap kedepan dapat terlahir para ilmuan, tokoh ulama yang handal dalam ilmu keagamaan yang pernah sukses dimasa lalu," imbuhnya.**(Adv/Humas/Us)