PEKANBARU -- Ternyata masih banyak kawasan di Kota Pekanbaru yang belum tersentuh pembangunan yang merata. Salah satu contoh kawasan jalan Cipta Karya Gg. Kuindra ujung kecamatan Tampan, perpuluh-puluh tahun warga sekitar belum menikmati jalanan yang mulus dan bebas dari becek jika hujan mengguyur.


"Pokoknya Setiap turun hujan, jalanannya langsung becek, licin dan berkubang. Kalau dipaksa buat jalan harus berhati-hati," ujar salah seorang warga Jhon (45) ketika berbincang bersama media ini, Ahad 27 Desember 2015.

Kata dia, sudah puluhan kali pihak dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) datang meninjau. Bahkan melakukan pengukuran, namun tetap saja hingga lebih dari 15 tahun jalanan seputaran tempat tinggal mereka tidak tersentuh simenisasi.

Sebenarnya, kata Jhon warga juga sudah mengajukan proposal ke beberapa anggota DPRD dapil V Tampan dan Payung Sekaki untuk meminta bantuan, namun belum ada respon berarti.

"Kami berharap dapat segera di tanggapi dan juga langsung dilakukan pekerjaan semenisasinya. Karena kondisi jalan disini sudah sangat tidak layak," harapnya.

Ia menambahkan, warga selama ini hanya menambal jalan tersebut dengan batu agar dapat dilalui.

Pantauan dilapangan, kawasan Gg Kuindra atau lebih dikenal warga dengan jalan Minang Kabau hanya berjarak 500 meter dari jalan HR.Soebrantas, Panam.

Diwilayah ini jumlah penduduk sudah sangat padat, namun benar saja infrastruktur Pemko Pekanbaru tidak pernah menyentuh warga. Bahkan lampu jalan yang menerangi kawasan mereka menurut informasi dibeli melalui uang patungan warga setempat.**(dwi)