Dua Anggota DPRD Sidak Disdukcapil Pelalawan
Senin, 02 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
PELALAWAN -- Dua anggota Komisi I DPRD Pelalawan Faizal,SE dan Baharudin,SH Anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Senin 2 Mei 2016 melakukan sidak ke Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pelalawan.Sidak dilakukan terkait keluhan masyarkat yakni dugaan pungutan dan lambannya kinerja disdukcapil dalam melayani masyarakat dalam pembuatan KTP dan KK .
"Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat soal adanya pungutan saat pembuatan KTP dan KK di dinas ini," kata anggota DPRD Pelalawan Komisi 1 Faizal,SE yang juga Ketua Fraksi Gerindra Plus DPRD Pelalawan.
Dikatakan Faizal, atas dasar inilah pihaknya melakukan inspeksi mendadak ke Disdukcapil. Pasalnya, sesuai aturan untuk pembuatan KTP dan KK,masyarakat harus digratiskan. Untuk itu, pihaknya menginginkan agar Disdukcapil jangan memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat, sehingga yang seharusnya gratis malah tidak digratiskan.
"Tadi kawan-kawan media tahu sendiri, saat kita tanyakan ke petugas Disdukcapil, katanya tidak ada pungutan di sini," tegasnya.
Dari hasil peninjauan itu juga, baik Faizal maupun Baharuddin, menyoroti soal dokumen-dokumen seperti ijazah, KTP, dan Kartu Keluarga (KK)
Masyarakat yang terserak di belakang kantor. Atas kondisi ini, kedua anggota dewan tersebut menyarankan agar Kadisdukcapil mengajukan usulan untuk pembuatan bangunan kantor disdukcapil yang baru. Hal ini agar dokumen-dokumen yang berada di Kantor Disdukcapil dapat tersusun dengan baik.
"Kita lihat tadi dokumen-dokumen seperti ijazah, KTP dan KK berserak saja di luar. Apa jadinya jika dokumen-dokumen tersebut dicuri oleh oknum yang tak bertanggungjawab kemudian disalahgunakan untuk hal-hal yang tak benar. Saya pikir, Bappeda harus memperhatikan persoalan ini karena Disdukcapil ini pelayananya langsung menyentuh ke masyarakat," tandas Baharuddin.
Pada kesempatan itu, Faizal juga mengharapkan agar ada shift atau ganti jaga pada saat istirahat siang. Soalnya, kasihan pada masyarakat yang sudah datang jauh-jauh tapi saat tiba di sini ternyata petugasnya sedang istirahat.
"Kasihan masyarakat yang sudah jauh-jauh datang, tapi saat di sini, ternyata petugasnya sedang istirahat. Semestinya, petugas pelayanan seperti ini tak ada jam istirahat. Artinya, ya harus ada shift yang diterapkan di petugas loket," tandasnya.
Kadisdukcapil Pelalawan, Drs Syafruddin, saat dikonfirmasi soal ini menyatakan apresiasinya atas kedatangan dua anggota dewan ke kantornya. Dengan begitu, kedua wakil rakyat tersebut jadi mengetahui kendala apa yang terjadi di kantor yang dipimpinnya.
"Kalau untuk arsip, sebenarnya gedungnya sendiri sudah disketsa oleh Bappeda tapi karena adanya rasionalisasi anggaran maka pembangunan gedung itu
terpaksa dicoret pembangunannya. Memang kita akui, kita tak memiliki kantor arsip tersendiri sehingga dokumen-dokumen yang harusnya disimpan karena tak punya gedung ya terpaksa kita simpan di tempat yang tak seharusnya," ungkapnya.
Ditanya soal adanya calo atau oknum yang memungut bayaran saat pembuatan KTP dan KK, Syafruddin mengakui hal itu. Menurutnya, calo di sini dimulai dari tingkat RT, RW dan kelurahan. Maksudnya, masyarakat yang tinggalnya jauh seperti di kecamatan-kecamatan ketika harus membuat KTP dan KK di sini maka mereka menitipkan ke aparat desa.
"Nah, pada saat menitip pengurusan KTP dan KK atau Akte Kelahiran inikan, mereka memberi biaya sekedar bensin atau uang lelah pada orang yang mengurus itu. Mungkin alasan yang disodorkan adalah bahwa pembuatan KTP, KK dan akte kelahiran ini bayar, padahal kalau mengurus sendiri tentu tidak akan kami pungut bayaran karena ini memang gratis," ujarnya.
Ditambahkannya, dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih atas masukan dari anggota DPRD Pelalawan. Tak hanya itu, soal penjagaan pelayanan yang harus memakai sistim shift pihaknya akan menerapkan hal ini. Dengan begitu, diharapkan pelayanan Disdukcapil bisa semakin maksimal pada masyarakat.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Brantas Gepeng, Kastapol PP Berharap Koordinasi Semua Pihak
PEKANBARU -- Permasalahan Gelandangan dan pengemis (Gepeng) masih menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Kepala Badan Satpol PP kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa penanganan gepeng di Pekanbaru ?membutuhkan koordinasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga seluruh lapisan masyarakat.
-
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
105 Naker Asing Beredar di Pelalawan
PELALAWAN -- Kepala Dinas Tenaga Kerjaa (Disnaker) Kabupaten Pelalawan Nasri,FE menyebutkan saat ini ada 105 Tenaga kerja asing tersebar disejumlah perusahaan di Kabupaten Pelalawan.Dimana setiap Tenaga kerja asing harus didampoingi tenaga ahli yang berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) selama bekerja. …
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Zaini Pertanyakan Kopian SKT Warga Ke Pemda Siak
SIAK -- Persoalan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) kampung Rawang Air putih Kecamatan Siak hingga saat ini belum juga tuntas, dan masih dalah tahap mencari jalan keluarnya. Untuk menyelesaikan masalah CPCL tersebut telah dilakukan puluhan kali pertemuan…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Dusun Takolu Kampung Kandis Dambakan Penerangan PLN
KANDIS -- Sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) RT 02 RK 05 dusun Takolu Kampung Kandis sampai saat ini belum merasakan yang namanya penerangan listrik dari PLN, pasalnya dusun yang terletak di ujung Kecamatan Kandis yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkalis ini belum dimasuki jaringan listrik PLN.
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Warga Resah, Tapak Sepatu Berlafadz Allah Beredar di Pusat Perbelanjaan
PELALAWAN -- Warga Pangkalan Kerinci di Kabupaten Pelalawan terutama ummat Muslim dibuat resah, pasalnya sejumlah produk sepatu salah satunya bermerk precise buatan pabrikan Sepatu dari Surabaya ini terlihat Jelas menggunakan lafadz Allah ditapak sepatu buatannya. Hal ini…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Antisipasi ajaran Sesat, Camat Himbau Masyarakat Ikut Pantau Lingkungan
RAMBAH -- Camat Rambah, mengajak seluruh elemen baik Kepala Desa, RT,RW, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat, ikut berperan memantau wilayah di lingkungan tempat tinggalnya antisipasi masuknya ajaran sesat ke Kabupaten Rohul. Ajakan dan himbauan itu, disampaikan…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Ahmad Supardi: LGBT Berpotensi Jadi Ancaman Bagi Kehidupan Beragama
PASIR PENGARAYAN -- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengatakan bahwa fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang akhir-akhir ini marak dan bahkan menjadi isu actual di Indonesia, berpotensi jadi ancaman bagi peningkatan kualitas kehidupan beragama. …
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Mesti Tepat Sasaran
Masyarakat Minta Dana Aspirasi Dewan disalurkan Murni Kebutuhan Rakyat
SELATPANJANG -- Aggaran aspirasi anggota DPRD perlu disorot semua pihak, apalagi dana tersebut mesti disalurkan sebesar besarnya untuk kebutuhan Rakyat bukan disalurkan untuk kepentingan Pribadi dan Kelompok. Hal itu di katakan Din Bangkok warga alah air Timur…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Hadiri Malam Perayaan Cap Go Me
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, menghadiri acara perayaan malam Cap Go Me bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau di Jalan Karet Pekanbaru, Ahad 21 Februari 2016 malam. Seperti biasa, acara yang…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Baznas Cukup Berperan Dalam Membantu Kehidupan Warga Miskin
SIAK -- Dewan sangat memuji dan menyanjung terhadap pengelolaan zakat yang telah dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak. Pasalnya zakat yang berhasil dikumpulkan oleh Baznas Kabupaten Siak, cukup memberi andil positif bagi kehidupan masyarakat yang masuk didalam ketagori miskin. …
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kemenbud Minta Pekanbaru Menjadi Kota Smart City
PEKANBARU -- Kementrian Kebudayaan Pariwisata (Kemenbud) melalui Mentrinya Arief Yahya meminta Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menuju smart city dan membuat branding sendiri. Demikian disampaikan Wali kota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas Pekanbaru,…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Desa di Pagaran Tapah Darussalam Terkesan Dianak Tirikan
PAGARANTAPAH -- Desa Pagaran Tapah Darussalam dan Kembang Damai yang berada di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu terkesan dianak tirikan oleh pemerintah. Pasalnya, di dua desa tersebut sejak beberapa tahun ini pembangunan di bidang infrastuktur bisa dikatakan tidak ada. …
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Quo Vadis PLN di Rohul
UJUNGBATU -- Sejumlah masyarakat Ujungbatu sangat mengesalkan pemadaman listrik yang dilakukan PLN. Selain tidak tau sebabnya, beberapa hari ini pemadaman listrik berlarut hingga delapan jam lamanya membuat aktifitas masyarakat terhambat. Selain itu, masyarakat juga menilai pemerintah terkesan…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Kembali Ingatkan Pemko Kelola Baliho dan Reklame dengan Tertib
PEKANBARU -- DPRD Pekanbaru kembali mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk lebih lagi memperhatikan penataan baliho dan reklame. Karena, saat ini masih ada beberapa baliho yang tidak terkelola dengan baik. "Seperti baliho dan reklame yang tidak berizin…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Sampah Berserak, DKP Kembali Evaluasi PT MIG
PEKANBARU -- Kendatipun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menunjuk pihak ketiga yakni PT Multi Inti Guna (MIG) untuk bertanggungjawab dalam pengangkut sampah di Kota Pekanbaru. Namun kenyataannya penumpukan sampah masih banyak ditemukan dibeberapa ruas jalan seperti jalan Nangka.
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Disnaker Diminta Periksa dan Awasi Sistem Manajemen K3 Perusahaaan
PELALAWAN - Dinas Tenaga Kerja (Disnaaker) Kabupaten Pelalawan diminta untuk Lebih ekstra ketat mengawasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Pasalnya Dewan menilai masih banyak perusahaan di Pelalawan yang belum menerapkan SMK3. "Sesuai PP 50 2012…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dinilai Kangkangi Banyak Aturan, Besok Mahasiswa dan Pemuda Bunut Demo PT Adei
BUNUT -- Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kecamatan Bunut, akan menggelar aksi ke PT Adei Plantation. Aksi demo akan dilakukan, besok Kamis, 18 Februari 2016, di kantor PT. Adei Plantation desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras. Koordinator lapangan (Korlap)…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tarik Wisatawan, ASITA Diminta Promosikan Wisata Riau
PEKANBARU -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman berharap Association of Indonesian Tours & Travel Agncies (ASITA) Riau bisa membuat paket-paket wisata yang bisa membawa orang lebih banyak datang ke Riau. Hal itu disampaikan Plt…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Alfedri Paparkan Potensi Wisata Siak Dihadapan Peserta Musda ASITA Riau
PEKANBARU -- Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Selasa 16 Februari 2016, berkesempatan memaparkan berbagai potensi wisata yang ada di Kaupaten Siak, dihadapan peserta Musyawarah Daerah (Musda) ke VI Association of Indonesian Tours & Travel Agncies (ASITA) Riau.
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kabupaten Siak Terapkan KIA di Tahun 2017
SIAK -- Terkait diwajibkannya seluruh anak indonesia mengantongi Kartu Identitas Anak (KIA) seperti yang tekah diamanatkan oleh Permendagri nomor 2 Tahun 2016, pelaksanaan tahap pertama ini hanya di 50 Kabupaten/Kota di Indoensia, di Provinsi Riau hanya Kota Dumai, sementara Kabupaten Siak pada Tahun 2017 mendatang.



