Kementerian Kesehatan dan Pemkab Rohul Komit Dukung Program Nusantara Sehat
Rabu, 11 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
JAKARTA -- Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama, antara Kementerian kesehatan Republik Indonesia dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu, pada Rabu 11 Mei 2016 bertempat di hotel Royal Kuningan Jakarta, kedua belah pihak sepakat untuk komitmen mendukung program Nusantara Sehat Periode 2016-2018.
Penandatangan itu dari Kemenkes dilakukan oleh Jendral Kementrian Kesehatan, dr. Untung Suseno Sutardjo, M.Kes dan dari Pemkab Rohul yakni Wakil Bupati H. Sukiman. Kesepakatan itu mengenai penyelenggaraan penugasan khusus tenaga kesehatan berbasis tim (Team Based) dalam mendukung program nusantara suhat.
Program Nusantara sehat adalah pendayagunaan secara Khusus Tenaga Kesehatan berbasis tim dalam kurun waktu tertentu dengan jumlah dan jenis tertentu guna meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan dan daerah bermasalah kesehatan.
Dasar hukum Permenkes no 23 tahun 2015 tentang penugasan Khusus Tenaga kesehatan Berbasis Tim (team Based) dalam mendukung program Nusantara Sehat Tujuan Nusantara Sehat adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan untuk menjangkau remote area, menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, menangani masalah kesehatan sesuai kebutuhan daerah.
Meningkatkan retensi tenaga kesehatan yang bertugas, penggerakan pemberdayaan masyarakat, pelayanan terintegrasi serta peningkatan dan pemerataan pelayanan, hal ini bersinergi dengan fungsi Puskesmas sebagai pusat penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) tingkat pertama dan penyelenggaraan Upaya Kesehatan perorangan (UKP) tingkat pertama.
Rekrutment dan seleksi Tim Nusantara Sehat telah dilaksanakan oleh Kemenkes RI melalui pendaftaran online diwww.nusantarasehat.kemkes.go.id .Pada bulan Januari tahun 2016 untuk menjaring tenaga kesehatan yg berkualitas dan berkompeten yg berminat untuk mengikuti program Nusantara Sehat.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





