• Camat Tandun, Tengku Habrizal (dua dari kanan) foto bersama dengan masyarakat dan perwakilan dari dinas pendidikan saat acara peletakan batu pertama USB SMPN 5 Tandun.

TANDUN -- Camat Tandun, Tengku Habrizal bersyukur dengan terlaksananya peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 5 Tandun, Selasa 17 Mei 2016. Menurutnya, pembangunan sekolah baru tersebut sudah lama dicita-citakan masyarakat setempat.

Seperti diketahui, Mendikbud RI menunjuk USB SMPN 5 Tandun sebagai tempat peletakan batu pertama pembangunan sekolah baru se Sumatera, yang anggaran pembangunannya bersumber dari APBN.

Tengku Habrizal juga menerangkan, setiap melaksanakan musrenbang tingkat kecamatan, masyarakat Desa Koto Tandun selalu menuntut untuk dilaksanakan pembangunan smp di desa mereka. Dan setelah berjuang sekian lama cita-cita masyarakat tersebut dapat terwujud.

“Perjuangan untuk pembangunan smp ini sudah lama, saya berharap untuk pembangunannya nanti jangan ada polemik. Dan kalau ada, masyarakat lokal yang ingin menjadi tenaga kerja membangun sekolah ini dapat menghubungi kepanitian pembanguan SMPN 5 ini,” terangnya.

Sementara Direktur Pembina SLTP bagian sarana Direktorat Mendikbud RI, Fatmana menyampaikan, pembanguan sekolah baru tersebut dapat segela dilaksanakan, hal ini agar anak-anak masyarakat desa setempat dapat bersekolah di sana. “Direktorat mengahrapkan agar sekolah baru ini dapat segera diselesaikan. Untuk terwujudnya percepatan pembangunan peran serta masyarakat Desa Koto Tandun ini sangat dibutuhkan,” pintanya.

Dijelaskannya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di 22 sekolah se Indonesia. Menurutnya, total keseluruhan sekolah baru yang dibangun pemerintah ini berjumlah 350 USB sekaligus revitalisasi sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMPN 5 Tandun, Vera Vianti menyampaikan, sebelum peletakan batu pertama pembangunan USB SMPN 5 Tandun ini, pihaknya sudah melaksanakan proses belajar mengajar di MDA Desa Koto Tandun.

Ketika ditanya besara anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat untuk pembangunan sekolah baru tersebut, dirinya mengatakan anggaran untuk pembanguannya sebesar Rp 2 milyar. Sementara, untuk jumlah ruangan belajar yang akan dibangun dirinya mengaku tetap akan menunggu arahan dari Kemendikbud.

“Untuk ruangan yang akan dibangun kami akan berkonsultasi dengan konsultan yang telah ditunjuk pusat nantinya. Jadi saya belum dapat menyimpulkan data akuratnya,” pungkasnya.

Dijelaskan Vera, lahan untuk pembangunan sekolah baru tersebut berukuran 1 hektar yang berlokasi di jalan GS Langgak Desa Koto Tandun, lahan ini merupakan hibah dari salah seorang masyarakat Desa Koto Tandun bernama H Murah.

Dari pantauan, dalam acara tersebut hadir, Kabid Dikdas Disdikpora Rohul, Suharman, Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Tandun, H Didik Riyanto MPd, Pj Kepala Desa Koto Tandun, Rasono, ninik mamak, Munawir serta ratusan masyarakat Desa Koto Tandun.**(lim)