• Abu Bakar

PELALAWAN -- Guna mengantisipasi penyakit Masyarakat (pekat) dan mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pasca lebaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pelalawan akan menggiatkan patroli sepanjang Kecamatan Pangkalan Kerinci. Dalam patroli tersebut, Satpol menerjunkan satu mobil Dalmas sebanyak 20 personil.

"Ya, patroli ini sebagai tindaklanjut perintah Bupati Pelalawan untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Pelalawan serta menekan angka kriminalitas dan penyakit masyarakat. Kami berharap patroli ini dapat mencegah atau mengurangi tingkat kriminalitas yang ada di Pelalawan," terang Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Abu Bakar FE SSos MAP kepada media ini, Kamis 14 Juli 2016.

Dilanjutkan Abu Bakar, juga mengatakan, bahwa patroli tidak hanya menjangkau perkotaan saja namun juga wilayah pinggiran yang rawan aksi kriminalitas. Patroli malam juga mengkhususkan lokasi tongkrongan anak-anak muda seperti Masjid Agung Ulul Azmi, pusat perkantoran Bhakti Praja, Jalan Lingkar, Jalan Lintas Timur, Jalan Akasia, Jalan Pemda, Jalan Sultan Syarif Qasim depan ruang publik kreatif yang sering dijadikan tempat mangkalnya muda mudi. 

"Personil kita sudah turun melakukan patroli selama tiga hari yang lalu dan selama dilapangan belum menemukan gangguan kamtibmas ataupun pekat. Patroli ini akan terus kita lakukan, untuk menimalisir kenyamanan masyarakat. Keberadaan tempat-tempat tersebut menimbulkan citra negatif ditengah masyarakat mengingat lokasi itu sering dijadikan tempat "mojok" bagi pasangan muda mudi," ujar mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Kabupaten Pelalawan.

Disinggung soal jadwal razia yustisi, Abu Bakar menambahkan, bahwa pihaknya belum gelar operasi yustisi. Kalau tidak ada aral melintang, minggu depan baru menggelar rapat pembahasan operasi yustisi bersama lintas sektoral. Operasi yang digelar, untuk antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) juga nantinya.

"Minggu depan kita rapat dulu, untuk menentukan jadwal operasi yustisi dan operasi yang akan kita lakukan. Operasi yustisi ini kita akan bergabung dengan lintas sektoral seperti Polisi, TNI, Kejari Pelalawan, Pengadilan Negeri Pelalawan,"tutupnya.**(ham)