DUMAI -- Adanya isu vaksin palsu beredar dibeberapa daerah di Indonesia, sangat mempengaruhi masyarakat Kota Dumai. Hal itu diakui oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Dumai, dengan adanya tingkat penurunan kunjungan para orang tua untuk membawa anaknya ke Puskesmas atau Posyandu untuk mendapatkan pelayanan Imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai H. Paisal SKM, MARS melalui kepala Bidang P2PL, Romauli mengatakan, bahwa masyarakat khusus kalangan para ibu-ibu menjadi ragu dan cemas membawa anak mereka ke Puskesmas atau Posyandu untuk diberi vaksin imunisasi karena takut dengan vaksin palsu.

"Benar, sejak ada isu vaksin palsu ini kunjungan anak untuk mendapatkan imunisasi di Puskesmas atau Posyandu menjadi menurun,"paparnya kepada awak media, Kamis 4 Agustus 2016.

Padahal, lanjut dia, Pemerintah daerah melalui Dinkes Kota Dumai sudah menjamin bahwa di Kota Dumai tidak ada peredaran vaksin palsu. Pihak Dinkes Kota Dumai sendiri sudah melakukan pemeriksaan dan uji petik ke sejumlah sarana kesehatan yang ada, baik pemerintah maupun swasta.
 
"Pemerintah Kota Dumai sudah menjamin tidak ada vaksin palsu beredar di Dumai dan kami juga sudah melakukan uji petik, dan hasilnya nihil. Kami mengharap kepada masyarakat Kota Dumai tidak perlu lagi merasa kuatir dan cemas dengan isu vaksin palsu tersebut. Vaksin Imunisasi sangat dibutuhkan bagi kekebalan dan pertumbuhan anak, karena itu para orang tua diminta agar membawa anak-anaknya ke Puskesmas atau Posyandu untuk diberi Vaksin,"sebut Romauli.

Vaksin Imunisasi untuk anak di Kota Dumai yang tersedia di rumah sakit dan puskesmas pemerintah maupun sarana kesehatan swasta, semuanya didatangkan dari Bio Farma selaku Distributor resmi Kementerian Kesehatan RI. Dan untuk memberikan kepastian dan penjaminan, Dinkes bersama BPOM Pekanbaru dan Polres Dumai beberapa waktu lalu juga sudah melakukan pemeriksaan dan hasilnya tidak ada ditemukan beredar di Kota Dumai.
 
"Vaksin yang kita gunakan dikirim dari Kementerian Kesehatan. Kita tidak pernah membeli dari pihak lain, termasuk faskes swasta juga membeli dari Distributor resmi yang telah ditunjuk,"terangnya.**(yus)