PEKANBARU -- Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang musim mudik lebaran. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru akan melakukan uji kelayakan armada dan kesehatan sopir angkutan mudik lebaran.

"H-7 hari menjelang Lebaran 1437 Hijriah. Seluruh sopir angkutan umum lebaran baik sebelum dan sesudah Idul Fitri akan dilakukan tes urine di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS),"ujarnya Kepala UPTD BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto. 

Menurut Bambang, untuk tes urine, pihaknya akan mengumpulkan didata satu persatu para sopir untuk dilakukan tes urin tersebut. 

"Untuk tes urine, kita akan gandeng BNN Provinsi dan Kota. Yang jelas, tes urin ini bukan hanya sopir, pegawai disini juga nantinya akan kita lakukan tes urine juga," ujarnya.

Bambang menambahkan, H-7 itu, bukan hanya tes urine bagi sopir saja dilakukan, namun uji kelayakan bus juga. Hal ini bertujuan untuk menjamin keselamatan pemudik yang menggunakan jasa transportasi umum saat ingin mudik ke kampung halaman.

"Untuk pelaksanaan uji kelayakan armada dan kesehatan sopir menjelang arus mudik Lebaran 1437 Hijriah. Kita masih akan  menunggu surat edaran dari Dishub Pemerintah Provinsi Riau,"ungkapnya.

Bambang menambahkan, bahaw uji kelayakan ini diperuntukkan bagi seluruh angkutan mudik yang akan beroperasi selama idul fitri dan ini merupakan agenda tahunan.

"Yang jelas kita memprioritas sopir dan armada angkutan lebaran. Disamping itu, kita juga tidak ingin kecolongan. Pokoknya kendaraan yang layak jalan sajalah yang bisa beroperasi," paparnya.

Disinggung mengenai penambahan jumlah armada untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Bambang mengatakan sampai sekarang belum ada penambahan armada yang dilakukan. 

"Kita sudah memberikan edaran kepada usaha angkutan di Pekanbaru untuk segera melaporkannya. Kita juga minta seluruh armada bus bisa masuk ke terminal," ujarnya.

Ia juga berharap seluruh supir agar membawa armada bus yang dibawanya masuk ke terminal BRPS. Untuk itu, melalui media Bambang berharap agar sosialisasi para supir menaikan dan menurunkan penumpang di terminal BRPS.

"Kami minta baik agen dan supir bus agar memfungsikan terminal lah. Jangan menaikan dan penurunkan penumpang di jalan. Makanya dalam sebulan ini kami turun mengingatkan para supir bus di setiap pintu masuk ke Pekanbaru. Datang sajalah ke terminal, kita akan memberikan pelayanan yang maksimal," paparnya.**(saf)