TEMBILAHAN -- Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan kecewa dengan kondisi Pusat Kuliner Kelapa Gading (PKKG) terkini yang berubah dari tataan awal.

Dimana penataan awal, PKKG diperuntukkan sebagai pusat kuliner yang diperuntukkan untuk masyarakat semua lapisan dan umur, namun nyatanya kini hanya seperti 'warung remang-remang'.

Terkait Hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir menyatakan siap menyikapi kekecewaan Bupati Negeri Hamparan Kepala Dunia

"Pada prinsipnya kami siap mendukung sepenuhnya dan siap melakukan sesuai perintah. Karena kelapa gading itu dibawah Disperindag artinya kami hanya sebagai pendukung," sebut Kasatpol PP Kabupaten Indragiri Hilir, TM Syaifullah, Jumat 21 Oktober 2016 kepada awak media.

Tidak hanya itu, Ia juga mengaku siap untuk menutup PKKG jika mendapatkan perintah dari Bupati. "Saya siap tutup PKKG kalau memang Perintah Pimpinan untuk ditutup, pasti kami (Satpo PP, red) akan menutupnya dengan segala konsekwensinya," tukas TM Syaifullah.

Sementara itu, sekira pukul 14.30 WIB saat awak media mencoba konfirmasi kepada Kadisperindag Kabupaten Indragiri Hilir, Eddywan Shasby tidak berada ditempat

Kemudian awak media mencoba menghubungi melalui Telpon dan SMS hingga berita ini ditayangkan belum mendapat jawaban.**(suf)