Pemprov Riau Lindungi Perempuan dan Anak Melalui Perda
Rabu, 26 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam memberi perlindungan kepada Perempuan dan anak diwujudkan dengan mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Hak Perempuan dari tindak kekerasan dan pelindungan terhadap anak.
Sekretaris Dareah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Ranperda ini sangat penting, mengingat makin banyaknya kasus-kasus tersebut terjadi di Riau. "Seiiring dengan terus meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah kita ini, maka perda Perlindungan Hak Perempuan dan anak dari tindak kekerasan ini sangat penting keberadaannya," kata Sekda.
Ahmad Hijazi menyebutkan, kekerasan terhadap perempuan sering terjadi baik dalam kehidupan berumah tangga, di lingkunan tempat kerja dan berbagai kehidupan sosial masyarakat. Kekerasan terhadap perempuan merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan
Dikatakannya, Isu kekerasan terhadap perempuan sering dianggap sebagai masalah individu, padahal saat ini permasalahan kekerasan terhadap perempuan sudah menjadi masalah global. Sehingga, Ranperda ini diharapkan dapat melindungi hak perempuan dari kekerasan. Dan upaya pencegahan supaya tidak terjadi lagi kekerasan termasuk pemaksaan dan perampasan kemerdekaan.
Ditambahkan, upaya yang dilakukan dalam bentuk perhatian dan memberikan rasa aman, nyaman dari Pemerintah Provinsi Riau terhadap warganya. "Ini salah satu bentuk pelayanan juga pada masyarakat dari Pemerintahnya. Diharapkan kasus yang terjadi tiap tahunnya bisa diminimlisir," ungkapnya lagi.
"Tidak hanya perlindungan kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap perempuan dalam lingkungan kerja, namun termasuk perlindungan dari perdagangan manusia," terang Ahmad.
Dijelaskannya lagi, Penanganan kasus terhadap perempuan dilakukan secara terpadu juga sudah ditangani komponen lain, seperti LSM dan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) yang tersebar di seluruh kabupaten kota di Riau.
Untuk menampung persoalan kekerasan perempuan ini, Hijazi mengatakan, Pemprov Riau sudah membentuk kelompok kerja baik itu yang difasilitasi oleh swasta maupun pemerintah. Pemprov Riau juga menfasilitasi keberadaan P2TPA yang sudah ada di 12 kabupaten/kota di Riau.
Titik penting dalam Raperda ini adalah pencegahan, diharapkan kedepan, kegiatan-kegiatan pencegahan terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan bisa lebih diperbanyak lagi agar bisa menyentuh seluruh elemen masyarakat.
Ahmad Hijazi juga menegaskan, dengan adanya tanggung jawab Pemerintah Provinsi terkait program pencegahan, akan didukung dengan anggaran yang memadai untuk program-program perlindungan perempuan dan anak ini. "Tentu dengan adanya perda ini akan berdampak juga terhadap anggaran, akan ada alokasi khusus tentu untuk pelaksanaan program ini," terangnya.
Mekipun Pemerintah memiliki tanggung jawab besar melaksanakan, namun Ahmad Hijazi meminta peran dari seluruh elemen dalam masyarakat untuk menanggulangi adanya kekerasan terhadap perempuan. "Untuk itu kami berharap agar kiranya dewan dapat membahas lebih lanjut usulan Raperda ini hingga pada penyelesaian akhirnya," tutup dia.
Sementara, Kepala BPPPAKB Riau T. Hidayati Efiza menegaskan komitmen melindungi perempuan dan anak oleh pemerintah provinsi Riau melalui Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Riau bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA).
Hal itu salah satunya dengan melakukan Advokasi dan sosialisasi perlindungan perempuan (PP) dan perlindungan anak (PA) bagi lembaga profesi dan dunia usaha.
Di tahun 2016, Kementerian PP-PA memiliki tiga program unggulan yang disebut sebagai 'three ends', yaitu end violence against women and children (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak), end human trafficking (akhiri perdagangan manusia), dan end barriers to economic justice (akhiri kesenjangan ekonomi).
Program ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar bersinergi dengan lembaga atau organisasi di masyarakat dan diharapkan dapat menjadi arah bagi KPPA dan para pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah dalam melaksanakan urusan PP dan PA
"Kegiatan Advokasi dan sosialisasi PP-PA bagi lembaga profesi dan dunia usaha dapat membangun koordinasi yang kuat antar pelaku pembangunan, menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi pembangunan khususnya urusan PP dan PA dalam mengatasi permasalahan di Riau sampai pada tingkat kabupaten hingga desa," Kata Dia.
Dia berharap, dengan adanya kegiatan apa yang menjadi tujuan pemerintah pusat dan daerah dapat terwujud yaitu dengan meningkatkan sensitifitas berbagai pihak khususnya elemen masyarakat dari dunia usaha.**(Adv/Humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 31 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bangun Rumah Ibadah Secara Swadaya
Bupati Puji Kekompakan Warga Tionghoa di Palika
PANIPAHAN -- Bisa membangun rumah ibadah berupa Vihara secara swadaya, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Rokan Hilir (Rohil) memberikan apresiasi sekaligus memuji kekompakan dari masyarakat tionghoa yang ada dikecamatan Pasir Limau Kapas (Palika). Kekompakan warga tionghoa ini hendaknya bisa…
-
Rabu, 30 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati: Kehadiran BNI di Bagansiapiapi tak Asing Lagi
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Suyatno resmikan keberadaan dan penggunaan Bank Negara Indonesia (BNI) KAS Bagansiapiapi. Peresmian dilakukan didepan Bank BNI, Jalan Aman, Rabu 30 Maret 2016. Ia sangat mengapresiasi keberadaan BNI di Bagansiapiapi kembali. …
-
Rabu, 30 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Agar Dapat Anggaran Dari Luar, Data Pariwisata Harus Lengkap
TEMBILAHAN -- Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hasmawi meminta perlengkapan data-data mengenai kepariwisataan yang ada di Inhil. Permintaan itu ditujukan oleh Hasmawi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir dengan tujuan…
-
Rabu, 30 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Cegah Kecurangan UN, Disdik Inhil Terapkan IIUN
TEMBILAHAN -- Untuk mencegah kecurangan dan kebocoran soal UN, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menerapkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). Langkah ini yang dilakukan secara nasional dan merupakan gagasan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kebudayaan, Anies Baswedan. …
-
Selasa, 29 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
SMKN 01 Bangko Siap Mengikuti UN 2016
BAGANSIAPIAPI -- Menghadapi Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan 4 April 2016 mendatang, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 01 Bangko telah mempersiapkan para siswanya sejak November lalu. Kepala SMKN 01 Bangko Aldi menjelaskan, untuk menghadapi UN tahun…
-
Selasa, 29 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Turnamen Dandim Cup Dilaksanakan 5 April Mendatang
TEMBILAHAN -- Turnamen sepak bola "Dandim Cup" rencananya akan dimulai 5 April mendatang di Stadiun Beringin Tembilahan dan dibuka langsung oleh Dandim 0314 jam 07.00 Wib. "Turnamen ini dalam rangka memupuk tali silaturrahim insan sepak bola di…
-
Selasa, 29 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Praja IPDN Rohil Diberi Pemahaman Membuat SOP
BAGANSIAPIAPI -- Agar tidak salah dalam membuat laporan usai magang, Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Rokan Hilir diberi pemahaman tentang membuat laporan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kegiatan yang…
-
Senin, 28 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Inhil Siap Mendukung Tugas-tugas Polri
TEMBILAHAN -- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan menghadiri pisah sambut mantan Kapolda Riau Brigjen Pol Bambang Dolly dengan Kapolda Riau yang baru Brigjen Pol Drs Supriyanto di Pekanbaru, Rabu 23 Maret 2016 malam lalu. Kegiatan itu…
-
Senin, 28 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Minta Dukungan Semua Pihak
Bagansiapiapi Bakal Dikenal Melalui Objek Wisatanya
BAGANSIAPIAPI -- Pemerintah Rokan Hilir (Rohil) terus mempoles Taman wisata Bay Park agar terlihat cantik dan indah. Taman wisata ini diharapkan bakal menjadi Ikon bagi Kabupaten Rokan Hilir dibidang wisata.Pasalnya objek yang dibangun berada dijantung kota Bagansiapiapi. …
-
Minggu, 27 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Asisten II Setda Inhil Terima Kunjungan Universiti Malaya
TEMBILAHAN -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mendapat kunjungan dari Universiti Malaya – Malaysia dalam rangka Jelajah Adat di Indonesia (JADI) dengan tema jelajah sambil beramal, Sabtu 26 MAret 2016 malam, di Gedung Puri Cendana. Pada kesempatan itu…
-
Minggu, 27 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Wacana Pemekaran Rohil, Bupati: Harus Duduk satu Meja
BAGANSIAPIAPI -- Wacana pemekaran Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi isu hangat dikalangan masyarakat. Oleh karena itu, Bupati H Suyatno untuk dapat membahas secara seksama. "Yang jelas sejauh ini biasa-biasa saja. Akan tetapi kalau ada wacana pemekaran. Sudah…
-
Sabtu, 26 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Wardan Minta SKPD Dongkrak PAD
TEMBILAHAN -- Bupati Inhil HM Wardan mengungkapkan, ada beberapa sumber penerimaan pajak dan retrebusi daerah belum mencapai target. Untuk mendongkrak PAD tersebut, Bupati berharap perlu adanya kerjasama semua pihak agar Pendapatan Asli Daerah dapat ditingkatkan. "Ini harus…
-
Sabtu, 26 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Minta Fasilitas Objek Wisata Parit Bepak Terus Dibenahi
BAGANSIAPIAPI -- Setelah Parit Bepak dilakukan pembekoan dan pelebaran, Saat ini parit yang dijadikan pemkab Rohil sebagai tempat objek wisata itu telah mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal berliburan dengan membawa sanak keluarganya. Agar wisata Parit Bepak…
-
Jumat, 25 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Kadiskes Inhil: Pustu di Daerah Tidak Boleh Kosong
TEMBILAHAN -- Seluruh tenaga kesehatan yang ada di berbagai pelosok wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diinstruksikan, untuk tetap berada di Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan maksimal. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan…
-
Jumat, 25 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Diminta Serius Kembangkan Objek Wisata
TEMBILAHAN -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil meminta Pemkab untuk lebih serius dalam mengembangkan kawasan objek wisata dan cagar alam. Permintaan itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas kepada awak media baru-baru ini.…
-
Jumat, 25 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Suyatno: Dua Kecamatan Belum Merdeka
BAGANSIAPIAPI -- Pemerintah Kabupaten (pemkab) Rokan Hilir (Rohil) menilai dua Kecamatan dinegeri seribu kubah belum merdeka. Pasalnya Dua kecamatan Kecamatan tertua itu masih dianggap sarana dan prasarananya belum memadai jika dibandingkan dengan 16 kecamatan lainnya dirohil. Demikian…
-
Jumat, 25 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Ketua DPRD Rohil Ikuti Musyawarah Partai Golkar di Sulawesi
BAGANSIAPIAPI -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) Nasrudin Hasan berangkat ke Sulawesi pada Kamis malam 24 Maret 2016 dalam rangka mengikuti musyawarah kelangsungan partai Golongan karya (Golkar) yang memang sedang mengalami konflik internal. …
-
Kamis, 24 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Wardan: Diskusi Publik Bernilai Positif Dalam Membahas Permasalahan Kekinian Daerah
TEMBILAHAN -- Bupati Indragiri Hilir Drs HM Wardan MP membuka diskusi Publik yang ditaja oleh Forum Komunikasi Organisasi non Pemerintah (Fokusornup), Rabu 23 Maret 2016 kemarin. Diskusi seperti ini menurut Wardan sangat bagus dilakukan untuk membahas permasalahan kekinian yang ada di Inhil.
-
Kamis, 24 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Diberi Gelar Adat Datuk Setia Amanah
Bupati Janji Lebih Perhatikan Peran LAM Rohil
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno berjanji dan menyambut baik penganugerahan gelar datuk Setia Amanah yang disematkan Lembaga Adat Melayu Rokan Hilir. Dirinya berjanji untuk dapat memberikan peran lebih banyak lagi demi perkembangan budaya dan adat yang ada di daerah.
-
Kamis, 24 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Nasrudin Hasan: Tahniah Untuk Bupati Suyatno
BAGANSIAPIAPI -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Nasruddin Hasan mengucapkan tahniah kepada Bupati Rokan Hilir H. Suyatno yang telah dianugerahkan gelar Datuk Setia Amanah oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohil. Nasruddin…





