BANGKINANG -- Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kampar, Annisa Nurul Aflah  berhasil meraih prestasi juara II seleksi Olimpiade Bahasa Jerman (Deutsch Olympiade) tingkat Provinsi Riau dan Kepri Tahun Pelajaran 2016/2017.  Annisa Nurul Aflah merupakan siswa kelas II (XI) jurusan IPA.
            
Seleksi Deutsch Olympiade Provinsi Riau dan Kepri ini  ditaja Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI) Cabang Riau yang digelar di SMAN 3 Pekanbaru, Ahad 20 Nopember 2016. 

Kepala Sekolah MAN Kampar Faizin, MPd didampingi Wakil Kepala Sekolah  Bidang Kesiswaan Abdul Kahar kepada wartawan, Senin (21/11) mengaku bangga dengan prestasi yang diraih siswi MAN Kampar. “Alhamdulillah anak kita (siswi MAN Kampar) Annisa Nurul Aflah telah  mengharumkan nama sekolah dengan  prestasi yang ia raih di seleksi olimpiade  Bahasa Jerman kemarin,” ujar Faizin bangga.
            
Menurut Faizin bahwa Annisa memang merupakan salah satu siswa MAN Kampar yang cerdas dan  berprestasi. “Ia anak yang tekun dan sungguh dalam belajar,” akuinya.  
Disampaikan Faizin meskipun MAN Kampar merupakan sekolah Agama tapi pihaknya juga mengajarkan  mata pelajaran Bahasa  Jerman sebagai salah satu mata pelajaran ekstra. Para siswa ini dibimbing oleh guru  yang profesional dibidang Bahasa Jerman ibu Herpianis.

Hasilnya cukup membanggakan dengan kesungguhan dan ketekunan siswa dan guru dalam proses  belajar mengajar maka sudah banyak prestasi  yang diraih siswa MAN Kampar. Sebelumnya pada tahun 2013/2014 lalu, siswa MAN Kampar berhasil mewakili Provinsi Riau  di tingkat Nasional pada olimpiade bahasa Jerman dan berhasil meraih peringkat 16 Nasional. “Hasil  ini, cukup membanggakan sekolah dan daerah,” ujar Faizin.
            
Faizin berharap apa yang telah diraih  oleh Annisa dan kakaknya  yang terdahulu bisa memotivasi siswa dan adik-adik mereka yang lain  untuk lebih giat dalam  belajar bahasa  Jerman  khususnya dan seluruh disiplin ilmu umumnya. “Penguasaan bahasa  sangat penting, bahasa  merupakan kunci ilmu, oleh sebab itu meskipun kita sekolah agama  tetap mengajarkan pelajaran bahasa,” ujar Faizin.