Nasabah KPR BTN Bingung
Lima Tahun Berjalan, Kredit baru Terbayar 10 Juta Rupiah
Rabu, 07 Desember 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- Tanpa disadari, Bunga Bank seperti pembunuh berdarah dingin, perlahan tapi menyengsarakan. Hal ini tentu saja membuat rakyat kecil seperti di palak seperti dirasakan salah seorang warga Dumai, Heny (28).
Dimana sejak tahun 2012 sampai 2016 dia (Heny,red) tidak pernah tau sudah berapa angsuran kridit rumahnya di Bank Tabungan Negara (BTN). Namun karena penasaran dengan angsuran perumahannya di bank yang identik dengan perkreditan rumah itu, ia coba bertanya ke Bank BTN Dumai Sukajadi Dumai Kota. Ternyata selama 5 (Lima) tahun jalan pembayaran kridit, baru terbayar sebesar Rp 10 juta.
"Saya dan suami kridit rumah ini sudah hampir 5 tahun, dari Februari 2012 sampai sekarang Desember 2016. Kami ngambil yang 15 tahun, dulu pertama kredit tahun pertama bulanannya sekitar Rp700 ribu. Namun sudah beberapa tahun ini angsuran rumah kami setiap bulan menjadi Rp950.000,-. Karena penasaran mengenai angsuran rumah, kami pun ke bank BTN Dumai Sukajadi untuk mempertanyakannya. Awalnya kami menemui consumer servis (CS), oleh karena CS mengaku tidak punya akses penuh mengenai gambaran kredit rumah tersebut, kami dianjurkan ke lantai dua guna menemui pihak yang mempunyai otoritas,"kata Heny kepada awak media, Rabu 7 Desember 2016.
Lanjut Heny, dia dan suami pun langsung menemui bagian yang mempunyai otoritas mengenai perkreditan rumah di lantai dua BTN KCP Dumai. "Dalam pertemuan itu, pihak bank meminta buku tabungan BTN kami, dan langsung mengecek kondisi kredit rumah kami. Tidak lama kemudian pihak bank menjelaskan kalau angsuran kami sudah terbayar lebih kurang Rp10 juta-an. Mendengar penjelasan itu, kami jadi heran dan bingung. Harga rumah Rp71 juta di kurang sisa kridit Rp60,285,704 = Rp10,714,296,-. lama saya tertegun, bingung dan tidak tau mau bilang apa, lima tahun baru terbayar Rp10 juta-an?,"keluh Heny.
Jadi selama ini, kalau 5 tahun sudah masa berjalan kredit rumah, berarti 12 bulan kali 5 tahun, kalau bunga bank per bulan Rp724.333 kalikan dengan 60 bulan, karena 5 tahun 60 bulan Rp43,459,980.
"Kalau angsuran bayar kredit rumah kami tiap bulan Rp225,667 kali 60 bulan Rp13 juta-an, dan kredit rumah saya sekarang sudah berjalan 59 bulan, luar biasa ini bunganya, itu kalau bulannya 225 ribu ya, didapatlah angka Rp13 jutaan, namun ketika harga rumah Rp71 juta di kurang sisa kredit Rp60 jutaan yakni kami baru bayar sekitar Rp10 jutaan,"katanya.
Disampaikan Heny, berdasarkan penjelaskan consumer loan service (LS) Junio Rio Pratama mengatakan kondisi itu sudah menjadi ketentuan bank. " Yakni bunga bank Rp700 ribu dan angsuran pokok rumah Rp200 ribu, namun nanti di ujung tahun masa kredit bunga itu akan turun,"dalih Junio.**(yus)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Dusun Takolu Kampung Kandis Dambakan Penerangan PLN
KANDIS -- Sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) RT 02 RK 05 dusun Takolu Kampung Kandis sampai saat ini belum merasakan yang namanya penerangan listrik dari PLN, pasalnya dusun yang terletak di ujung Kecamatan Kandis yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkalis ini belum dimasuki jaringan listrik PLN.
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Warga Resah, Tapak Sepatu Berlafadz Allah Beredar di Pusat Perbelanjaan
PELALAWAN -- Warga Pangkalan Kerinci di Kabupaten Pelalawan terutama ummat Muslim dibuat resah, pasalnya sejumlah produk sepatu salah satunya bermerk precise buatan pabrikan Sepatu dari Surabaya ini terlihat Jelas menggunakan lafadz Allah ditapak sepatu buatannya. Hal ini…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Antisipasi ajaran Sesat, Camat Himbau Masyarakat Ikut Pantau Lingkungan
RAMBAH -- Camat Rambah, mengajak seluruh elemen baik Kepala Desa, RT,RW, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat, ikut berperan memantau wilayah di lingkungan tempat tinggalnya antisipasi masuknya ajaran sesat ke Kabupaten Rohul. Ajakan dan himbauan itu, disampaikan…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Ahmad Supardi: LGBT Berpotensi Jadi Ancaman Bagi Kehidupan Beragama
PASIR PENGARAYAN -- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengatakan bahwa fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang akhir-akhir ini marak dan bahkan menjadi isu actual di Indonesia, berpotensi jadi ancaman bagi peningkatan kualitas kehidupan beragama. …
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Mesti Tepat Sasaran
Masyarakat Minta Dana Aspirasi Dewan disalurkan Murni Kebutuhan Rakyat
SELATPANJANG -- Aggaran aspirasi anggota DPRD perlu disorot semua pihak, apalagi dana tersebut mesti disalurkan sebesar besarnya untuk kebutuhan Rakyat bukan disalurkan untuk kepentingan Pribadi dan Kelompok. Hal itu di katakan Din Bangkok warga alah air Timur…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Hadiri Malam Perayaan Cap Go Me
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, menghadiri acara perayaan malam Cap Go Me bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau di Jalan Karet Pekanbaru, Ahad 21 Februari 2016 malam. Seperti biasa, acara yang…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Baznas Cukup Berperan Dalam Membantu Kehidupan Warga Miskin
SIAK -- Dewan sangat memuji dan menyanjung terhadap pengelolaan zakat yang telah dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak. Pasalnya zakat yang berhasil dikumpulkan oleh Baznas Kabupaten Siak, cukup memberi andil positif bagi kehidupan masyarakat yang masuk didalam ketagori miskin. …
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kemenbud Minta Pekanbaru Menjadi Kota Smart City
PEKANBARU -- Kementrian Kebudayaan Pariwisata (Kemenbud) melalui Mentrinya Arief Yahya meminta Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menuju smart city dan membuat branding sendiri. Demikian disampaikan Wali kota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas Pekanbaru,…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Desa di Pagaran Tapah Darussalam Terkesan Dianak Tirikan
PAGARANTAPAH -- Desa Pagaran Tapah Darussalam dan Kembang Damai yang berada di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu terkesan dianak tirikan oleh pemerintah. Pasalnya, di dua desa tersebut sejak beberapa tahun ini pembangunan di bidang infrastuktur bisa dikatakan tidak ada. …
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Quo Vadis PLN di Rohul
UJUNGBATU -- Sejumlah masyarakat Ujungbatu sangat mengesalkan pemadaman listrik yang dilakukan PLN. Selain tidak tau sebabnya, beberapa hari ini pemadaman listrik berlarut hingga delapan jam lamanya membuat aktifitas masyarakat terhambat. Selain itu, masyarakat juga menilai pemerintah terkesan…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Kembali Ingatkan Pemko Kelola Baliho dan Reklame dengan Tertib
PEKANBARU -- DPRD Pekanbaru kembali mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk lebih lagi memperhatikan penataan baliho dan reklame. Karena, saat ini masih ada beberapa baliho yang tidak terkelola dengan baik. "Seperti baliho dan reklame yang tidak berizin…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Sampah Berserak, DKP Kembali Evaluasi PT MIG
PEKANBARU -- Kendatipun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menunjuk pihak ketiga yakni PT Multi Inti Guna (MIG) untuk bertanggungjawab dalam pengangkut sampah di Kota Pekanbaru. Namun kenyataannya penumpukan sampah masih banyak ditemukan dibeberapa ruas jalan seperti jalan Nangka.
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Disnaker Diminta Periksa dan Awasi Sistem Manajemen K3 Perusahaaan
PELALAWAN - Dinas Tenaga Kerja (Disnaaker) Kabupaten Pelalawan diminta untuk Lebih ekstra ketat mengawasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Pasalnya Dewan menilai masih banyak perusahaan di Pelalawan yang belum menerapkan SMK3. "Sesuai PP 50 2012…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dinilai Kangkangi Banyak Aturan, Besok Mahasiswa dan Pemuda Bunut Demo PT Adei
BUNUT -- Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kecamatan Bunut, akan menggelar aksi ke PT Adei Plantation. Aksi demo akan dilakukan, besok Kamis, 18 Februari 2016, di kantor PT. Adei Plantation desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras. Koordinator lapangan (Korlap)…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tarik Wisatawan, ASITA Diminta Promosikan Wisata Riau
PEKANBARU -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman berharap Association of Indonesian Tours & Travel Agncies (ASITA) Riau bisa membuat paket-paket wisata yang bisa membawa orang lebih banyak datang ke Riau. Hal itu disampaikan Plt…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Alfedri Paparkan Potensi Wisata Siak Dihadapan Peserta Musda ASITA Riau
PEKANBARU -- Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Selasa 16 Februari 2016, berkesempatan memaparkan berbagai potensi wisata yang ada di Kaupaten Siak, dihadapan peserta Musyawarah Daerah (Musda) ke VI Association of Indonesian Tours & Travel Agncies (ASITA) Riau.
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kabupaten Siak Terapkan KIA di Tahun 2017
SIAK -- Terkait diwajibkannya seluruh anak indonesia mengantongi Kartu Identitas Anak (KIA) seperti yang tekah diamanatkan oleh Permendagri nomor 2 Tahun 2016, pelaksanaan tahap pertama ini hanya di 50 Kabupaten/Kota di Indoensia, di Provinsi Riau hanya Kota Dumai, sementara Kabupaten Siak pada Tahun 2017 mendatang.
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pertambahan Jumlah Penduduk Siak Bukan Dikarenakan Kegagalan Program KB
SIAK -- Jumlah penduduk di Kabupaten Siak saat ini meningkat tajam, yakni mencapai 500 jiwa, akan tetapi meningkatnya jumlah penduduk tersebut bukan dikarenakan tingginya akngka kelahiran, melainkan karenma pendatang atau Migrasi. "Terkait melonjaknya jumlah penduduk di Kabupaten…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kadisbunhut Ingatkan PT SMIC, Tiga Tahun Kebun Tebu tak Direalisasikan
BENGKALIS -- Kepala Dinas Perkebunan dan kehutanan (Disbunhut) kabupaten Bengkalis Herman Mahmud mengingatkan perusahaan PT.SMIC untuk segera memulai kegiatan mereka membuka perkebunan tebu di Pulau Rupat. Apalagi pelepasan kawasan dari Menteri Kehutanan RI sudah turun sejak tiga tahun lalu dengan luas ribuan hektar, tapi perkebunan tak kunjung…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Ingin Mengurus NPWP di Kantor KP2KP, Nomor Nik KTP Malah Dibilang Palsu
BENGKALIS -- Pengurusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di kantor pelayanan penyuluhan dan konsultasi perpajakan (KP2KP) Bengkalis terkadang mengalami kesulitan dan membutuhkan waktu yang lama. Seperti yang di rasakan Dahari warga simpang ayam kecamatan Bengkalis. Menurut Dahari,…





