PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Ironis memang, meskipun pasar cik puan berada ditengah Kota Pekanbaru yakni Jalan Tuanku Tambusai. Namun, kondisi sangat memprihatinkan karena dibiarkan mangkrak tanpa kejelasan kapan akan dilanjutkan pembangunan yang sudah pernah dilakukan pada tahun 2012 yang lalu.
Beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru memang tengah gencar melakukan sejumlah revitaliasi dan renovasi pasar yang ada di Pekanbaru. Namun khusus untuk kelanjutan pembangunan Pasar Cik Puan belum ada kejelasan.
Hal ini disebabkan belum adanya titik terang antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemko Pekanbaru terkait aset lahan pasar tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru yang juga merupakan salah satu pasangan calon Gubernur Riau, yang akan maju Pilgubri 2018 ini mengakui jika dirinya memang akan melakukan kelanjutan pembangunan dan pembenahan pasar cik puan dan pujasera jika terpilih memimpin Riau kedepannya.
"Khusus pujasera dan pasar cikpuan akan menjadi prioritas saya jika terpilih menjadi Gubernur Riau," ujarnya, ketika ditemui, Kamis 8 Februari 2018.
Menurut Firdaus, jika dirinya terpilih nantinya, untuk tahap pertama semua aset pasar cikpuan dan pujasera akan diserahkan ke Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Aset pujasera dan pasar cikpuan akan diserahkan kepada Pemko Pekanbaru. Biar mereka yang mengelola, karena keberadaan pasar ini tujuan untuk masyarakat umum bukan individu,"tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Pilgub Riau akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 nanti. Ada 4 pasangan yang telah didaftarkan ke KPU, yakni Syamsuar-Edy Natar, Firdaus-Rusli Effendi, Arsyajuliandi Rachman-Suyatno, dan Lukman Edy-Hardianto.**(saf)



















