Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Kamis 19 September 2019 kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru kian bertambah parah, plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, M Amin menghimbau kepada masyarakat yang terdampak kabut asap untuk bisa memanfaatkan rumah singgah yang sudah tersebar di 12 kecamatan di Pekanbaru.

"Masyarakat kita minta untuk memanfaatkan rumah singgah yang kita sediakan. Sebab, dirumah singgah tersebut sudah tersedia alat penyaring udara yang mungkin bisa mengurangi sesak akibat kabut asap," ujarnya.

Selain ke rumah singgah lanjut Amin, pihaknya juga menyarankan agar masyarakat mendatangi posko peduli kabut asap yang sudah didirikan pemko Pekanbaru sejak beberapa waktu lalu.

"Berbagai pelayanan kesehatan terdampak kabut asap sudah tersedia. Masyarakat tinggal datang dan tidak akan dipungut bayaran," ungkapnya.

Sementara karena kondisi udara masih belum juga membaik, Amin mengingatkan supaya masyarakat mengurangi aktifitas diluar ruangan. Bahkan jika tidak terlalu penting sebaiknya tetap berada di dalam rumah.

"Kita juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas diluar ruang. Selain itu perbanyak minum air putih," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, lebih dari satu pekan kualitas udara di Pekanbaru sudah masuk pada level tidak sehat. Hal ini juga menjadi pertimbangan mendasar bagi Pemko Pekanbaru membuka 42 rumah singgah sekaligus posko peduli kabut asap yang tersebar di 12 kecamatan di Pekanbaru.**(saf)