PEKANBARU -- Banyak wajib pajak yang tidak berdomisili di kota Pekabaru mengakibatkan rendahnya realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah berakhir pada tanggal 30 September lalu.
Kepala Dispenda Kota Pekanbaru, Yuliasman mengakui jika rendahnya pencapaian target PBB ini disebabkan banyak wajib pajak yang tidak tinggal di kota Pekabaru. Disamping itu, surat pemberitahuan yang dilayangkan kepada wajib pajak banyak yang tidak sampai.
"Kebanyakan pemilik bangunan hanya berinvestasi saja di Pekanbaru dan tidak menetap di sini. Kita sudah kirim surat kepada mereka, namun alamat pemilik ini berpindah-pindah. Kita kirim surat melalui kantor pos ke alamat awalnya, namun mereka sudah pindah ke daerah lain, sehingga surat yang kita kirimkan itu kembali lagi kepada kita," terangnya, Senin 5 Oktober 2015.
Lebih jauh dikatakan Yuliaman, kendatipun pembayaran PBB sudah melewati jatuh tempo. Namun, pihaknya tetap menugaskan Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) agar terus menyebarkan semua SPPT PBB kepada wajib pajak. Hal itu dilakukan untuk terus mengejar target PBB hingga akhir tahun.
"Kita mengiventarisir permasalahan PBB di lapangan. Dari 270 ribu SPPT yang dicetak Dispenda, kemungkinan masih banyak yang belum sampai ketangan wajib pajak," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, hingga batas terakhir jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tanggal 30 September lalu. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru hanya mampu menarik PBB sebesar Rp46 miliar dari target Rp90 miliar.** (saf)
Wajib Pajak Banyak Di Luar Kota
PAD PBB Tidak Sesuai Target
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…





