PEKANBARU -- DPRD Provinsi Riau berharap kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berlangsung 22-26 November nanti berjalan dengan aman. Adapun berbagai kegiatan dan agenda yang dijadwalkan, diharapkan berlangsung kondusif dan tidak menimbulkan hal-hal yang memicu konflik apalagi kesenjangan sosial.

"Saya mendukung penuh pelaksanaan kongres HMI ke XXIX di provinsi Riau. Sebagai tuan rumah, berilah yang terbaik dan jaga keamaan,," ujar anggota DPRD Riau, Mansyur HS kepada Rakyat Riau, Kamis 19 Nopember 2015.

Dipaparkannya, bercermin dari beberapa contoh pelaksanaan kongres di organisasi kepemudaan, sering dijumpai adanya silang pendapat di tengah pembahasan. Mirisnya lagi, pengungkapan untuk saling mempertahankan rasa ego, banyak ditunjukkan lewat aksi tidak senonoh seperti membuat keonaran, pengrusakan bahkan pertikaian.

Apalagi katanya, kongres HMI ini memiliki skala yang besar dalam hal pengundangan massa. Pasalnya, mulai kader HMI Aceh hingga Papua diketahui saat ini tengah melakukan perjalanan menuju bumi lancang kuning untuk menghadiri kongres akbar ini.

Menurut Mansyur, adanya perencanan dalam menciptakan situasi kondusif, perlu dipersiapkan semaksimal mungkin sebelum pelaksanaan acara. Ini dimaksud, guna mensukseskan kelancaran dan memberikan rasa aman kepada seluruh peserta sehingga dapat mencegah sesuatu yang tidak diharapkan.

"Kita minta jangan sampai ada pertikaian. Semoga kongres berlangsung aman dan membuahkan gagasan positif untuk kemajuan bangsa," harap politisi PKS.**(wan)