Eksekutif dan Legislatif Diminta Fokus Benahi Kerusakan Kelapa Rakyat
Rabu, 25 November 2015 - 00:00:00 WIB
TEMBILAHAN -- Eksekutif dan legislatif Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk fokus pada pembenahan kerusakan perkebunan kelapa masyarakat. Tidak perlu kebijakan baru dengan membuat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Resi Gudang, dimana kebijakan tersebut malah menimbulkan polemik baru di masyarakat.
Ungkapan tersebut disampaikan Mahasiswa Unisi Tembilahan Jakfar, kepada media ini, Selasa, 24 Nopember 2015. Dikatakannya, untuk membuat kebijakan, perlu penelitian yang dalam. Agar nantinya kebijakan tersebut tidak menghamburkan anggaran.
"Saat ini kemampuan anggaran perbaikan dan tingkat kerusakan perkebunan tidak sebanding. Dimana kerusakan lahan karena intruksi air laut, lebih tinggi dibanding kemampuan pemerintah membangun tanggul," ujarnya.
Itu baru satu persoalan, padahal yang terjadi dengan kelapa ada banyak masalah. Contoh lainnya seperti serangan hama di banyak kecamatan, kondisi lahan perkebunan yang kritis dan alih fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit.
"Persoalan harga, saat ini bukan jadi masalah utama. Tapi empat persoalan tadi yang lebih penting. Kebutuhan pasar lebih besar bila dibandingkan dengan tingkat produksi kelapa Inhil. Pembeli menaikkan harga untuk mendapatkan kelapa, kalau tidak mereka tidak dapat kelapa. Dengan kondisi itu, apa perlunya kita membangun resi gudang, "ujarnya.
Ia menambahkan, apa yang diucapkan bukanlah tanpa dasar. Saat ini tidak ada antrian warga yang ingin menjual kelapa di perusahaan. Kapal pengangkut kelapa ke Malaysia juga harus parkir sekian lama untuk mencukupi muatan. Ditambah dengan berapa banyak toke kelapa yang bangkrut karena tidak mendapat jatah kopra.
"Dari apa yang kita lihat, rasanya memang tidak tepat kebijakan resi gudang digulirkan. Kebijakan baru tersebut tentu akan menyedot anggaran lagi. Cukup sudah enam proyek multiyear, jembatan timbang Rumbai Jaya dan beberapa proyek lainnya yang terkesan mubazir anggaran," tukasnya.
Padahal proyek tersebut peran eksekutif dan legislatif. Tapi saat gagal masing-masing lepas tanggung jawab. "Entahlah kalau eksekutif dan legislatif punya data luar biasa sampai tetap ingin melanjutkan kebijakan ini. Atau memang ada pesanan sekelompok orang yang memiliki kepentingan terkait kebijakan itu," singgung Jakfar. ** (Suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Gas Tiga Kilo Kembali Langka di Rohil
BAGANSIAPIAPI -- Gas subsidi tiga kilo gram (kg) di sejumlah kawasan di Kecamatan Bangko, saat ini mengalami kekurangan pasokan gas. Seperti di Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Selasa lalu. Di beberapa warung dan pangkalan gas elpiji tiga kg di Kelurahan Bagan Hulu, stok gas elpiji…
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Dispenda Perkirakan Hanya Sekitar 70 Persen PAD yang Bisa Dicapai
PEKANBARU -- Hingga minggu pertama dibulan November 2015, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru baru mencapai Rp 250 Miliar atau 50 persen dari Rp 500 Milliar yang ditargetkan. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru, Yuliasman mengakui jika realisasi penerimaan dari target keseluruhan masih…
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Jangan Meninggalkan Masa Lalu
Dewan Minta Plt Lakukan Pemilihan Dirut BUMD Baru
PEKANBARU -- Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Aherson, meminta kepada Plt Gubernur Riau (Gubri) Arsyad Juliandi Rachman untuk segera melakukan pemilihan Dirut Badan Usaha Milik daerah (BUMD) yang baru secara definitif. Pasalnya, beberapa BUMD yang ada masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Sekda Rohil Minta Dispenda Optimalkan Waktu Tersisa Dalam Mengejar PAD
BAGANSIAPIAPI -- Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hilir (Rohil) menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi (Rakoor), evaluasi instansi pengelola pendapatan asli daerah dalam rangka optimalisasi penerima pendapatan daerah tahun anggaran 2015. Kegiatan Rakoor evaluasi instansi pengelola pendapatan asli daerah ini…
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Sekda : Aset Daerah Harus Terus Bisa Terjaga
BAGANSIAPIAPI -- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Drs H Surya Arfan Msi secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Barang Milik Daerah. Dalam penyelenggaraan Pemerintah daerah, Barang Milik Daerah merupakan salah satu sumber daya yang sangat penting.
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Perwako Pelimpahan Izin UMKM Pada Kecamatan Tunggu Tandatangan Walikota
PEKANBARU -- Guna mengejar target dari Koperasi Provinsi dalam memberikan izin kepada 8.400 UMKM di Riau. Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru saat ini tengah mengupayakan agar kewenangan pemberian izin UMKM dapat segera di limpahkan pada Kecamatan. Sekretaris…
-
Selasa, 03 November 2015 - 00:00:00 WIB
Diperlukan Perencanaan yang Tepat Untuk Tingkatkan Sektor Pertanian
SIAK -- Agar upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pangan, perikanan dan kehutanan di Kabupaten Siak bisa berjalan optimal, dibutuhkan perencanaan yang matang. Karena itulah, Badan Pelaksanaan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan KAbupaten Siak menggelar kegiatan penyusunan program pertanian,…
-
Selasa, 03 November 2015 - 00:00:00 WIB
Badan Penyuluh Siak Telah Ajukan Penambahan Tenaga Penyuluh
SIAK -- Badan Penyuluh Kabupaten Siak, Provinsi Riau mengaku telah mengajukan penambahan sebanyak 18 orang tenaga penyuluh Ketahanan Pangan, hal itu dikarenakan terjadinya kekurangan tenaga penyuluh didaearh ini. "Memang benar bahwa di kabupaten Siak hingga sekarang ini…
-
Selasa, 03 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pemkab Inhil Diminta Gesa Serapan APBD
TEMBILAHAN -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta pemkab menggesa serapan anggaran APBD 2015, khususnya segi perekonomian. Sebab, anggaran yang diperuntukkan untuk bidang perekonomian hanya 20 persen. Artinya dengan anggaran yang tidak terlalu besar ini akan lebih cepat diresap pelaksanaannya. …
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
Oktober, Riau Deflasi 0,15 Persen
PEKANBARU -- Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Oktober 2015, Riau terjadi Deflasi 0,15 Persen. Menurut Kepala BPS Riau Mawardi Arsyad, Deflasi yang terjadi pada Oktober ini dikarenakan…
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
APBD P Inhu Disahkan Malam Ini
RENGAT – Anggaran Pendapat Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2015 direncanakan disahkan oleh DPRD Inhu pada malam ini yakni hari ini Senin 2 Nopember 2015 di kantor DPRD Inhu. Plt Sekda Pemerintah Kabupaten Inhu yang juga…
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
Koperasi Ujung Tombak Pertumbuhan Ekonomi
RENGAT -- Â Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) telah melaporkan kepada pimpinan guna untuk membuat SK bupati tenatang kemudahan perizinan bagi pelaku usaha mikro kecil yang ada di Inhu oleh camat. …
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
Disperindag Pekanbaru Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg Mentri ESDM
PEKANBARU -- Tahun 2016, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru berencana akan menambah kuota elpiji 3 Kg sebanyak 90 ribu tabung perbulannya. Kepala Bidang Perdagangan(Kabid) Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa penambahan 90 ribu…
-
Jumat, 30 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Harga Cabe dan Tomat Turun
Ekonomi Lesu Akibat Kabut Asap
PEKANBARU -- Jelang akhir bulan Oktober 2015, harga kebutuhan pokok dibeberapa pasar yang ada di kota Pekanbaru cenderung mengalami penurunan, terutama pada komoditi Cabe Merah dan Tomat. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa dipenghujung bulan ini beberapa harga komiditi sayur…
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Lima Syarat Menjadi Petani Sukses Menurut Bupati Kampar
SIAK HULU -- Bupati Kampar H Jefry Noer mengatakan jika petani ingin menjadi sukses laksanakan 5 syarat agar menjadi petani yang sukses serta masuk surga yakni, beribadah 24 jam, perbanyak berinfak, cintai pekerjaan, displin, dan jauhkan perbuatan mubazir.
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Sekda: RAPBD 2016 Secepatnya Diajukan ke Dewan
SIAK -- RAPBD 2016 nampaknya dalam waktu dekat segera akan segera diajukan ke dewan. Meski pada dasarnya angka agak berkurang dari besarnya angka pada APBD tahun 2015 lalu, tapi itu tidaklah begitu banyak. "Dengan semakin berkurangnya anggran…
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dalam Membangun Daerah
Syamsuar: Pemkab Selalu Utamakan Untuk Masyarakat
PERAWANG -- Pasar di Kampung Bunut Kecamatan Perawang yang dibangun saat ini diharapkan kelak dapat menggeliatkan roda perekonomian, serta bisa memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan yang diperlukan. Hal ini disampaikan oleh Bupati…
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Bus Air Resmi Beroperasi
Pemko Pekanbaru Subsidi Ongkos Penumpang
PEKANBARU -- Pemerintah Kota Pekanbaru, Kamis 29 Oktober 2015 resmi launching transportasi massal bus air Senapelan bagi masyarakat yang ada dibantaran sungai siak. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengatakan bahwa angkutan umum massal ini merupakan bentuk perhatian dan…
-
Rabu, 28 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Besok Bupati Syamsuar akan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pasar Kampung Bunut
PERAWANG -- Jika tidak ada aral melintang, besok, Kamis 29 Oktober 2015, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dijadwalkan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan pasar pagi di Kampung Bunut. Menurut Kepala Dinas Kebersihan Pasar Siak H…
-
Selasa, 27 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Jual LPG 3Kg ke Kedai dan Kios
Disprindag Dumai Akan Sanksi Agen dan Pangkalan
DUMAI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai bersama agen distribusi elpiji 3 kilogram sepakati bahwa pangkalan dan supir yang bermasalah dalam pendistribusian tabung gas akan dikenai sanksi. Pihak agen berhak memberikan sanksi jika pangkalan atau supir mengantarkan tabung LPG 3Kg seperti halnya menjual…





