Warga Minta Tertibkan Rentenir Berkedok Koperasi
Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
TEMBILAHAN -- Warga Tembilahan meminta Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk menertibkan rentenir berkedok koperasi. Mereka dinilai mengambil keuntungan di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.
"Keberadaan mereka bak parasit di tengah masyarakat Inhil. Untuk itu harus ditertibkan, agar tidak makin merugikan dan mencekik masyatakat yang lagi kesulitan," ujar Wahab warga Jalan Kembang kepada media ini, Sabtu, 9 Januari 2016.
Padahal katanya lagi, keberadaan koperasi harus membantu dan memikirkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitarnya. Bukan malah sebaliknya, seperti kebanyakan koperasi peminjaman uang yang banyak di Kota Tembilahan. Mereka malah mencekik warga dengan bunga pinjaman yang amat tinggi.
"Bunganya saja sudah mencekik warga meminjan. Tambah lagi dengan denda akibat keterlambatan dan tunggakan pembayaran," tambahnya.
Ungkapan senada disampai Safri warga lainnya. Ia minta kepada Dinas Koperasi untuk mengambil tindakan tegas terhadap rentenir yang berkedok koperasi. Keberadaan ini sangat merugikan dan mencoreng nama koperasi.
Selain itu, Dinas Koperasi juga diminta untuk melakukan penertiban terhadap koperasi-koperasi yang tidak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT).vKoperasi yang tidak pernah mengadakan RAT ini, lanjutnya merupakan koperasi yang dijadikan wadah oleh pengurus tertentu untuk memperkaya diri. "Bahkan ada yang rekening operasinya atas nama pribadi pengurus," sebutnya.
Hal ini tentunya merupakan insiden yang sangar tidak menyenangkan. Koperasi yang seyogyanya menjadi tepat simpan pinjam dan bermanfaat bagi orang banyak justru disalah gunakan untuk kepentingan pribadi.**(suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…



