• Marlius SPdI.

RENGAT -- Gencarnya Pemberitaan terkait Pencoretan Anggaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) oleh Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu membuat gerah Sekretaris Komisi IV DPRD Inhu Marlius SPdI.

Dikatakannya bahwa sejauh ini kita tidak pernah mencoret anggaran tersebut, "kita hanya memending kegiatan tersebut, sebab kita menilai Kabupaten Inhu belum siap untuk melaksanakan kegiatan tersebut," jelasnya, Senin 11 Januari 2016.

Dikatakan, dengan besarnya anggaran yang diajukan oleh Disdik Inhu terhadap Pengadaan Komputer untuk UNBK tersebut mau tidak mau program tersebut dilaksanakan melalui proses lelang, sementara ujian akan berlangsung pada bulan Maret atau Juni 2016, sehingga barang-barang tersebut tidak dapat digunakan pada saat ujian tersebut.

"Mau ditaruh dimana barang-barang tersebut, sementara kita belum memiliki gedung yang khusus untuk penyimpanan barang-barang tersebut, sehingga keamanan barang-barang tersebut tidak ada yang menjamin", ujarnya.

Terkait pembahasannya sendiri, menurutnya sudah dilaksanakan selama sehari semalam bersama dinas pendidikan, darima Kadis Pendidikan menyatakan bahwa DPRD Inhu tidak memberikan kesempatan kepada mereka untuk bicara, itu adalah alasan yang tidak etis.

"Kita membahas bersama-sama item per item, dan lembar perlembar dari RKA yang diajukan oleh Dinas Pendidikan tersebut, jadi bohong jika kita tidak memberi kesempatan kepada dinas terkait untuk menjawab maupun menjelaskannya", tutupnya.**(ali)