SIAK -- Meski terjadi rasionalisasi anggaran, dikarenakan berkurangnya penerimaan DBH Migas tahun ini, Dinas pasar dan  kebersihan yang menggunakan tenaga kebersihan secara keseluruhan berjumlah sebanyak 1000 orang, belum akan melakukan pengurangan.

Hal itu ditegaskan Kepala  Dinas pasar dan Kebersiahan Kabupaten Siak, Ir Wan Ibrahim Surji MT, kepada GaungRiau, Rabu 27 Januari 2016. Hal ini mengingat keberadaan petugas kebersihan ini sangat penting dan merupakan ujung tombak, dalam menciptakan Kabupaten Siak yang bersih dan nyaman.

"Ya Alhamdullilah sampai sekarang jumlah tenaga kebersihan diinstasi yang saya pimpin masih berjalan tetap seperti biasa juga, termasuk jumlah personilnya masih tetap jumlahnya, belum ada Pengurangan tenaga kebersihan satu orang pun," sebutnya.

Wan mengakui, pasca dengan anjloknya harga minyak Dunia sangat berdampak terhadap jumlah APBD yang juga sangat berimbas kepada pengurangan anggaran untuk disetiap SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak termasuk instansi yang dia pimpin.

"Sebab persoalannya kebersihan ini kalau sempat terjadi pengurangan kacau juga nanti, dan bagaiamanapun sampah-sampah yang ada harus harus setiap harinya dibersihkan, yang jelas selagi belum ada printah pengurangan tenaga kebersihan tetap masih dalam kondisi utuh jumlahnya,"sahut Wan Ibrahim.**(jas)