• Bupati Rohul, Drs H Achmad MSi meninjau pasar Pekan Tebih, Kepenuhan Hulu pasca terbakar beberapa hari lalu.

KEPENUHAN -- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs H Achmad MSi, Rabu 10 Februari 2016, tinjau 25 warga yang rumah toko (ruko) yang terbakar kemarin di Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu.
  
Selain ingin melihat langsung warga korban kebakaran, Bupati Achmad, yang tiba bersama sejumlah Kepala dinas, badan dan kantor, serta hadir Camat Kepenuhan Hulu, M Abrar, Danramil dan Kapolsek Kepenuhan Hulu, Kasubag Peliputan Humas Pemkab Rohul Dewi Kartika, serta para Kades, menyempatkan berikan bantuan berupa selimut, sembako serta peralatan dapur kepada para korban kebakaran.
 
Kepada warga korban kebakaran, Bupati Achmad berharap, agar warga yang tertimpa musibah bisa tabah, karena musibah yang menimpa mereka takdir dari Allah SWT.  

“Kita berharap, masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran agar tawakal dan bersabar. Karena ini takdir Allah, apalagi musibah banjir juga terjadi terhadap masyarakat kita yang ada di Kecamatan Rokan IV koto. Kita sudah melihat langsung mereka di sana,” kata Bupati berikan motivasi kepada para korban kebakaran. 

Di hadapan masyarakat korban kebakaran, Bupati Achmad menyatakan, pihaknya  kedepannya mau mengambar (desing) untuk bentuk ruko yang sama seperti sebelum kebakaran. Nantinya, design akan dibantu Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK) Rohul, sehingga bila dibangun maka 25 unit Ruko tersebut akan sama dengan bentuk sebelum terbakar.

Kemudian, juga diingatkan, agar korban kebakaran segera mengurus bila surat-surat berharga mereka terbakar. Dirinya meminta, warga korban kebakaran menelepon atau beritahukan dirinya bila dalam pengurusan surat-surat, baik di tingkat Desa, Kecamatan atau kepolisian, adanya pungutan yang diberlakukan.

“Jadi saya harapkan, desa, kepolisian dan kecamatan, agar tidak punggut biaya apapun kepada warga korban kebakaran bila mereka mengurus surat-surat dan adminsitrasi lainnya, terkait kebakaran,” tegas Bupati.

Bupati juga, sempat melihat tenda pengungsian warga korban kebakaran, yang didirikan BPBD Rohul, untuk menampung sementara masyarakat. Termasuk, BPBD Rohul juga siapkan dapur umum, untuk penuhi kebutuhan makan warga korban kebakaran.**(lim)