• Marlis Kasim

PEKANBARU -- Anggota komisi III DPRD Pekanbaru Marlis Kasim meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengantisipasi penyebaran Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Kota Bertuah. Salah satu caranya, mengintensifkan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, dan pimpinan daerah.

Menurut Marlis, komunikasi perlu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran paham ISIS di wilayahnya. "Semuanya harus terlibat, tokoh agama, masyarakat, pimpinan daerah," ujarnya, Senin 23 Nopember 2015.

Dia juga menilai pemko belum peka pada permasalahan global internasional yang dapat tumbuh di Pekanbaru. Padahal, kata politisi PKB ini, banyak cara teknis yang dapat dilakukan pemko untuk mematahkan sejak dini pengaruh ISIS di Pekanbaru.

Agar paham ISIS tidak makin meluas, lanjut Marlis, selain memerkuat komunikasi, pemerintah juga harus membuat pernyataan sikap terkait organisasi tersebut. Nantinya, tambah dia, forum komunikasi bisa menginformasikan pernyataan tegas pemerintah itu kepada masyarakat.

Seperti diberitakan, sudah banyak warga Indonesia yang terpengaruh paham sesat ISIS tersebut, memang untuk kota Pekanbaru sendiri belum ada bukti yang menguat ada warganya yang telah bergabung ke ISIS, saat ini hanya sebatas dugaan.

Marlis menambahkan, Pemko Pekanbaru diharapkan lebih berperan dalam mencegah berkembangnya paham ISIS. "Saya harap Pemko ataupun Linmas yang ada tak berpangku tangan. Mereka harus memberikan info seutuhnya kepada masyarakat," pungkasnya.**(dwi)