BENGKALIS -- Bahan bacaan Parlementaria (Majalah) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah Kabupaten Bengkalis diduga adanya penggelembungan dana (Mark Up) di tahun 2015.

Ironisnya, majalah tersebut, dicetak hanya menggunakan bahan Kertas hitam putih. Dengan kejadian itu, sebagian anggota DPRD Bengkalis Komplin. Komplin sejumlah anggoda dewan itu dinilai Wajar, seperti tahun anggaran sebelumnya, besarnya anggaran Majalah Parlementaria di DPRD Bengkalis sangat pantastis, namun tertutupi dengan hasil yang memuaskan dengan kertas warna.

Sedangkan majalah untuk tahun 2015 ini, banyak menuai protes dan kritikan dari anggota DPRD Bengkalis sehingga di Gudangkan.

Ketika dikonfirmasikan kepada kabag humas DPRD Bengkalis Zul Asri, Rabu 18 Nopember 2015 membenarkan terkait majalah DPRD kabupaten Bengkalis tahun 2015 ini, banyak menuai protes dari sejumlah anggota dewan dua periode sebelumnya. 

Alasannya menuai protes tersebut. Dikatanya anggaran tahun sebelumnya mencapai milyaran rupiah dengan cover warna terbit sebulan sekali. "Untuk tahun ini anggaran ratusan juta saja. Tampilkan luar maupun dalam isi majalah tersebut hitam putih. Jangankan oranglain, saya saja melihat majalah itu malas apalagi membacanya," singkat Kabag Humas DPRD, Zul Asri saat ditemui sejumlah wartawan diruang kerjanya.**(put)