PEKANBARU -- Adanya temuan sesosok bayi mungil diteras rumah warga di jalan Cemara Kecamatan Sail pada Rabu 11 Nopember 2015, sangat mengejutkan warga Kota Pekanbaru, bahkan kalangan wakil rakyat pun tidak habis pikir kenapa ada orang tua yang begitu tega meninggalkan anaknya begitu saja.

"Sangat tidak terpuji tindakan seperti ini, pihak Kepolisian harus dapat mengungkap identitas pelaku pembuangan/penelantaran bayi ini," ucap anggota fraksi Golkar DPRD Pekanbaru, Masni Ernawati, kepada wartawan Kamis 12 Nopember 2015.

Menurut Erna, kalau polisi tidak berhasil menangkap pelaku maka, kejadian seperti ini bisa saja terulang kembali. "Justru kasus seperti ini merupakan tantangan bagi polisi. Akan bermunculan lagi bayi-bayi malang yang dibuang orang tuanya," tuturnya.

Kembali dikatakan Erna, menurut penilainya kasus seperti ini akibat pergaulan bebas, dan mungkin bisa saja faktor ekonomi, dan sebagainya, tetapi apun itu alasannya berbuatan tersebut tidak dibenarkan baik secara norma agama maupun secara hukum.

Selain itu Erna juga mengharapkan peran penting keluarga dalam memberikan pemahaman agama pengawasan yang lebih ekstra agar anggota keluarganya terhindar dari prilaku-prilaku menyimpang.

"Alim ulama dan tokoh masyarakat, juga bisa memberikan pesan moral kepada anak-anak muda yang rentan dengan pergaulan bebas, berikan pencerahan kepada para remaja sehingga tidak terjatuh pada pergaulan bebas," ucapnya.

Sebagaimana diketahui Saat tertidur pulas, Hermanto (36) warga Jalan Cemara Kecamatan Sail dikejutkan dengan suara tangisan bayi di teras depan rumahnya, Rabu 11 Nopember 2015 dini hari. Bayi malang tersebut, kini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Arifin Ahmad.

Kapolsek Lima Puluh AKP Dedy Herman SIK saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim AKP Arry Prasetyo SH MH di ruang kerjanya mengatakan, bahwa saat ini pihaknya telah memeriksa beberapa orang saksi terkait temuan tersebut. "Kita sudah memeriksa pemilik rumah dan Ketua RT serta RW." ujar Kanit.

Saat ditanyakan oleh bagaimana kondisi bayi tersebut, mantan Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya ini mengatakan bahwa bayi masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad. "Masih dirawat dan Alhamdulillah kondisinya telah membaik," tutup Kanit.**(dwi)