• M Yunus

BENGKALIS -- Mengenai Empat aset PDAM yang saat ini masih terkatung-katung telah ada dan sudah difungsikan, namun sampai saat ini belum jelas adanya surat penyerahan pengelolaannya.

Dikatakan Direktur PDAM Bengkalis M. Yunus saat dikomfirmasi Kamis 12 Mei 2016, di Provinsi Riau, hanya tinggal Bengkalis saja yang belum melakukan Penyelesaian bantuan-bantuan aset dari APBN tersebut.

PDAM Bengkalis berharap agar (Pemkab) Pemerintah Bengkalis mempercepat penyelesaian empat aset PDAM tersebut, yang dibantu pemerintah pusat. Untuk itu kata dia, agar pemkab Bengkalis khususnya bagian perlengkapan untuk melakukan percepatan penyelesaiannya.

"Diantaranya bantuan aset yang belum jelas penyelesaiannya yakni Intake dan pengelolaan yang ada di Rupat, Batu Panjang sepenuhnya dibangun oleh APBN dan sudah kita pakai sejak tahun 2014, Intake dan pengelolaan yang di Siak Kecil juga sudah kita pakai," jelasnya.

"Aset selanjutnya Jaringan pipa distribusi di Cik mas Ayu dan Parit Bangkung ini juga sudah kita pakai, satu lagi jaringan pipa distribusi sepanjang 5 kilo di Duri, ini belum kita pakai. Ini empat aset yang penyelesaiannya masih terkendala,"sambungnya.

Dikatakan dia, jika penyelesaian bisa dilakukan maka pembangunan aset dari anggaran APBN selanjutnya juga bisa di laksanakan.

"Tahun ini ada dianggarkan untuk pembangunan aset PDAM Bengkalis pada APBN. Namun masih bertanda bintang, belum bisa dilaksanakan jika penyeselaian bantuan Aset tahun tahun sebelumnya diselesaikan," tutup yunus.**(fer)