TEMBILAHAN -- Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung mendukung keberadaan Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Kabupaten Indragiri Hilir. Menurutnya, permasalahan yang dihadapi anak saat ini harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Pernyataan ini disampaikannya saat menerima inisiator pendiri KOMPAK Inhil di ruang kerjanya, Selasa 3 Januari 2017. Beliau menaruh perhatian yang sama bagi mencegah dan menyelamatkan anak-anak dari berbagai bahaya yang mengancamnya, terutama penyalahgunaan lem 'Kambing' dan sejenisnya yang sedang trend saat ini.

"Saya sangat mendukung keberadaan Komunitas Peduli Anak ini, ini merupakan upaya nyata bagi mencegah dan menyelamatkan anak-anak dari permasalahan yang mengancam masa depan mereka," ungkap Kapolres Inhil saat menerima salah seorang inisiator Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Inhil Maryanto SH.

Ditambahkan, upaya yang dilakukan komunitas ini diharapkan dapar menggugah kesadaran kita semua untuk segera berbuat bagi masa depan anak-anak di Kabupaten Inhil yang lebih baik.

Dolifar menegaskan, permasalahan yang menimpa anak-anak, apalagi ada trend peningkatan kejahatan yang melibatkan anak-anak menjadi perhatian institusinya secara internal. Bahkan, permasalahan ini dibahas bersama para Kapolsek di jajaran Polres Inhil, agar dilakukan langkah segera dengan melibatkan unsur pemerintah lainnya.

Maryanto SH, inisiator Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Inhil menyebutkan, pendirian komunitas yang terdiri dari berbagai gabungan relawan (volunteer) lintas profesi yang bergerak dari kepedulian yang sama bagi memperhatikan, mencegah dan menyelamatkan anak sebagai generasi muda harapan bangsa.

Komunitas ini diharapkan bisa membuka minda kesadaran kita semua mengenai ancaman bahaya terhadap anak dan remaja yang sudah berada dalam cengkeraman sesuatu yang sudah mengancam masa depannya.