JAKARTA -- Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak sedikit menguat di akhir pekan ini, Jumat 24 Februari 2017. Rupiah dibuka di Rp 13.336 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.351 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih sempat menguat usai pembukaan ke level Rp 13.326 per USD. Tak bertahan lama, Rupiah kembali melemah dan saat ini berada di Rp 13.333 per USD.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan nilai tukar Rupiah bergerak relatif stabil dengan kecenderungan menguat di tengah peningkatan ketidakpastian terkait arah kebijakan AS. Rupiah sempat mengalami tekanan pada triwulan IV-2016, secara point to point Rupiah melemah sebesar 3,13 persen menjadi Rp 13.473 per USD.

"Tekanan terhadap Rupiah antara lain berasal dari meningkatnya ketidakpastian global terkait Pilpres AS, kenaikan FFR dan meningkatnya kebutuhan USD untuk pembayaran utang luar negeri pada akhir tahun," ujar Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, seperti mengutip merdeka.com.

Namun demikian, Agus mengatakan Rupiah kembali menguat sebesar 0,9 persen menjadi Rp 13.352 pada Januari 2017. Penguatan ini seiring dengan aliran modal asing yang kembali masuk ditopang oleh persepsi positif investor terhadap perekonomian domestik.

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus mewaspadai perkembangan risiko ketidakpastian keuangan global dan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar agar sesuai fundamental dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar," katanya.