Demikian pula di Tanah semenanjung
Banyak kerajaan patut disanjung
Ke sana pula Melayu berkampung
Menyandarkan nasib tempat bernaung

Tetapi sudah nasib Melayu
Kerajaan banyak kurang bersatu
Dihasung orang jadi berseteru
Akhirnya hidup tidak menentu


Ada berperang sesama awak
Berebut tahta anak beranak
Ada bermusuh karena tamak
Hidup sengsara negeripun rusak

Melihat Melayu semakin lemah
Sukalah hati kaum penjajah
Inggeris Belanda berbagi tanah
Melayu yang besar pecak terbelah

Satu persatu kerajaan jatuh
Di kaki penjajah duduk bersimpuh
Daulat hilang marwahpun runtuh
Bercabullah laku tidak senonoh

Walaupun ada kerajaan berdiri
Tetapi sudah tidak berarti
Daulat tidak ditangan sendiri
Diatur penjajah kanan dan kiri

Raja-raja Melayu sekedar pajangan
Kaum penjajah yang menjadi tuan
Rakyat tertindas dalam kenistaan
Hidup melarat dikaki penjajahan

Beratus tahun Melayu terinjak
Hidup melata bagaikan cecak
Duduk ditekan tegak disepak
Tuah dan marwah menjadi rusak

Selama Melayu hidup terjajah
Ilmu sedikit pengetahuan rendah
Sama serumpun terpecah belah
Diadu domba oleh penjajah

Rangkayt sengsara hidup melarat
Kaki terpasung tangan terkebat
Bila menyangha lidah dikerat
Bila melawan leher dipepat

(bersambung)