PEKANBARU -- gaungriau.com -- Pasca dilantik awal pekan kemarin. Indra Pomi Nasution, yang diberi amanah sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru ini tampaknya tidak bisa bersantai-santai. Pasalnya berbagai persoalan yang selama ini nenjadi pekerjaan rumah harus segara dituntaskan. Mengingat saat ini cuaca di kota Pekanbaru karap hujan.

"Dari permasalahan yang sering terjadi di dalam ataupun di luar, kita akan cari solusinya. Kita akan lihat apa yang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Intinya, bagaimana infrastruktur di Kota Pekanbaru bisa lebih baik lagim baik dari segi banjir maupun jalan yang rusak," ujarnya.

Menurut Indra, langkah awal yang akan dilakukannya adalah, segera melakukan kordinasi dengan pejabat di bidang-bidang teknis yang ada di instansinya sambik mencari tahu persoalan yang sering terjadi di ibukota.

"Sampai sekarang kan, saya belum lihat apa program di Dinas PUPR. Yang jelas, keluhan dan keinginan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat akan menjadi prioritas kita," ujarnya, kemarin.

Saat disinggung apa langkah dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk menyiasati penurunan anggaran, sehingga menyebabkan banyaknya kegiatan yang terkena rasionalisasi, Indra Pomi mengaku tidak bisa mengandalkan sepenuh dana APBD.

"Kita memang tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kita harus punya inovasi baru, bagaimana membangun infrastruktur dengan baik. Makanya kita akan kejar Bantuan Keuangan dari Provinsi dan DBH dari Pemerintah Pusat," ungkapnya.

Selain berharap bantuan dari Provinsi dan Pemerintah Pusat, dirinya menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan kerjasama dengan pihak swasta.

"Kalau bisa kita gunakan CSR, ya kita lakukan, asal sesuai koridor. Yang jelas tidak menutup kemungkinan kita akan bekerjasama dan berkordinasi dengan pihak swasta untuk membenahi infrastruktur di Kota Pekanbaru,"tutupnya.**(saf)