• Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkalis Herman, Kepala Bidang UMKM Kabupaten Bengkalis Firdaus, dan Kasubag Jonaidi , serta pelaksana Evi Erdawati berfoto bersama

Gaungriau.com (YOGYAKARTA) -- Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis terus berupaya mempromosikan produk unggulan Usaha Kecil Menengah (UKM) kabupaten Bengkalis di berbagai ajang ditingkat Nasional bahkan Go Internasional.

Kali ini, melalui dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkalis ikut dalam acara Gelar Produk Kreatif dan Investasi Daerah (GPKN Expo 2018) berlangsung sejak 14 Maret hingga 17 Maret 2019 di Jogja City Mall Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkalis Herman S,Si , Msi mengatakan bahwa tujuan nya tentunya memperkenalkan produk UMKM agar kedepan bisa dipasarkan tingkat nasional tentunnya mengikuti berbagai event event go Internasional bukan hanya acara seremonial belaka. Melainkan mempromosikan produk UMKM agar tangguh dan mandiri tentunya kita akan meningkatkan pelaku UMKM dari segi sumber daya manusia bahkan meningkatkan produk unggulan daerah negeri junjungan ini.

“Alhamdullilah, pada ajang GPKN Expo 2019 di Jogja kita ikuti begitu banyak antusias masyarakat dari berbagai daerah meminati produk unggulan kita dibeli yang dipromosikan seperti bolu komojo, dan lempuk durian, nantinya akan diproduksi dengan skala lebih besar karena peminat nya banyak sekali,” ungkap Herman Selasa, 26 Maret 2019 di ruang kerjanya.

Senada juga disampaikan Kepala Bidang UMKM Kabupaten Bengkalis Firdaus mengatakan GKPN Expo 2019 ini, pihaknya menampilkan dan mempromosikan produk unggulan dan produk kreatif, produk agribisnis dan pangan serta peluang investasi dari berbagai daerah di Indonesia kepada masyarakat, dan investor guna meningkatkan volume dan nilai pemasaran produk daerah.

http://gaungriau.com/gambar/foto/8769964859.JPGKepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkalis Herman memperlihat hasil kerajinan kain tenun

Ia juga menjelaskan produk unggulan UMKM ini tentunya sangat memerlukan jaringan pemasaran produk unggulan daerah, agar terjadi peningkatan pemasaran dan perdagangan antar daerah di dalam negeri.

“Selain itu, untuk mendorong peningkatan mutu produk daerah sesuai permintaan pasar dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah di era perdagangan bebas,” imbuh Firdaus.

Pada ajang GPKN Expo 2019 yang dilaksanakan selama tiga pihaknya mempromosikan produk unggulan daerah, mulai dari kuliner berupa Lempuk Durian, Dodol, Mie Sagu, Kerupuk Pedas, Bolu Cermai, dan beberapa makanan olahan. Selain itu juga ditampilkan hasil produk perikanan seperti udang kering, terasi atau belacan, ikan asin, dan sebagainya. Bukan hanya itu saja, bahkan kerajinan tangan seperti aklirik, kerajinan tempurung kelapa, dan kerajinan dari rajutan serta tenun lejo.

Gelar Produk Kreatif dan Investasi Daerah (GPKN Expo 2019) di Jogja City Mall Yogyakarta itu sendiri dihadiri oleh langsung Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkalis Herman, Kepala Bidang UMKM Kabupaten Bengkalis Firdaus, dan Kasubag Jonaidi , serta pelaksana Evi Erdawati. Selain itu Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Yogyakarta Aris Riyanta,Walikota Samarinda H Syaharie Ja’ang , Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Mamasa, H Yahyaddin Karim, dan 19 peserta dari pemerintah Provinsi kabupaten kota se Indonesia.** (put)